Pelajaran Kedua : Pembagian Fi'il Shohih dan Mu'tal Serta Isim Shohih, Manqush, Maqshur, dan Mamdud

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Pelajaran Kedua : Pembagian Fi'il Shohih dan Mu'tal Serta Isim Shohih, Manqush, Maqshur, dan Mamdud
<Bismillah
ثم الفعل ينقسم الى صحيح و معتل.

Kemudian fi'il, fi'il dibagi menjadi shohih dan mu'tal.

فالصحيح نحو : (نصر، و مّد، و أكل) و يسم (نصر) و ما اشبهه سلمًا، و (مدّ) و ما اشبهه مضعفًا، و( أكل، و سأل، و قرأ) و نحوهنّ مهموزًا و كلها من اقسام الصحيح.

Maka untuk yang shohih contohnya :
(نصر، و مدّ، و أكل)
Dia laki laki telah menolong, telah membentangkan,telah makan.

Dan dinamakan (نصر) dan yang semisal hal tersebut sebagai salim, lalu (مدّ) lalu yang semisal dengan hal tersebut sebagai mudh'af.
Dan (أكل، و سأل، و قرأ) dan yang semisal dengan hal tersebut sebagai mahmuz.
Dan seluruhnya termasuk dalam bagian fi'il yang shohih.

و المعتل نحو: (وعد، يسر، قال، باع، غاز، رمى، وفى، طوى) و يسمى (وعد، و يسر) و نحو هما مثلًا، و (قال، وباع) و نحو هما أجوف، و (غاز، و رمى) و نحو هما ناقصًا، و (وفى) و نحوه لفيفًا مفروقًا، وو (طوى) و نحوه لفيفًا مقرونًا.

Dan mu'tal contohnya :
وعد، يسر، قال، غاز، رمى، وفى، طوى
Dia seorang laki laki telah menjanjikan, memudahkan, berkata, berperang, memenuhi janji, melipat.

Dan dinamakan (وعد، يسر) serta yang semisal keduanya dengan mitsal.

Serta (قال، باع) dan yang semisal keduanya sebagai ajwaf.

Dan (غزا، رمى) serta selain keduanya sebagai naqish.

Dan (وفى) serta selainnnya sebagai lafifan mafruqon.

Dan (طوى) serta selainnnya sebagai lafifan maqrunan.

والاسم : صحيح، و منقوص، و مقصور، و ممدود، فالصحيح نحو (ضارب، و رجل) و المنقوص نحو : (القاضي)، و المقصور نحوو (الفتى)، و الممدود نحو : (كساء، و صحراء)

Dan isim dibagi menjadi : shohih, manqush, maqshur, mamdud, maka untuk shohih contoh : ضاربٌ، رجلٌ.
Seorang pemukul, seorang laki laki.

Manqush, contoh :القاضي.
Seorang hakim.

Maqshur, contoh : الفتى.
Seorang pemuda.

Mamdud, contoh : كساء، صحراء.
Jubah, padang pasir.

Wallohu'alam

Sumber : Kitab Fathul Wadud Syaikh Abu Abdirrohman Fatah Ibn Abdilhafidz Ibn Isma'il Alqodasi, halaman : 8.

https://telegram.me/BELAJAR_SHOROF
Alfaqir ilaa rohmati Robbihi Abdulloh Kisworo

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Setiap komentar akan dimoderasi