Tidakkah Perlu Lagi Memohon Hidayah, Setelah Mendapat Hidayah ???

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Tidakkah Perlu Lagi Memohon Hidayah, Setelah Mendapat Hidayah ???
<Imam Ibnu Katsir rahimahullah telah ditanya :

"Bagaimana mungkin seorang mukmin selalu meminta hidayah di setiap waktu, baik di dalam shalat maupun di luar shalat, padahal dia telah mendapatkan hidayah, apakah ini termasuk meminta sesuatu yang telah ada pada dirinya atau tidak demikian ?

Jawabannya :

"Tidak demikian, kalaulah bukan karena kebutuhan seorang mukmin di siang dan malam untuk memohon hidayah maka Allah tidak akan memerintahkan hal itu kepadanya.

Karena sesungguhnya seorang hamba di setiap waktu dan keadaan sangat membutuhkan (pertolongan) Allah untuk menetapkan dan meneguhkan dirinya di atas hidayah-Nya, juga membukakan mata hatinya, menambahkan kesempurnaan dan keistiqamahan dirinya di atas hidayah-Nya.

Sungguh seorang hamba tidak memiliki (kemampuan memberi) kebaikan atau keburukan bagi dirinya sendiri kecuali dengan kehendak-Nya, maka Allah membimbingnya untuk (selalu) memohon kepada-Nya di setiap waktu untuk menganugerahkan kepadanya pertolongan, keteguhan dan taufik-Nya.

Oleh karena itu, orang yang beruntung adalah orang yang diberi taufik oleh Allah untuk (selalu) memohon kepadanya, karena Allah telah menjamin pengabulan bagi orang yang berdoa jika dia memohon kepada-Nya, terutama seorang yang sangat butuh dan bergantung kepada-Nya (dengan selalu bersungguh-sungguh berdoa kepada-Nya) di waktu-waktu malam dan di tepi- tepi siang.”

Tafsir Ibnu Katsir, 1/50


قد سئل الإمام إبن كثير رحمه الله:

ﻛﻴﻒ ﻳﺴﺄﻝ ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﺍﻟﻬﺪﺍﻳﺔ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻭﻗﺖ ﻣﻦ ﺻﻼﺓ ﻭﻏﻴﺮﻫﺎ ، ﻭﻫﻮ ﻣﺘﺼﻒ ﺑﺬﻟﻚ ؟ ﻓﻬﻞ ﻫﺬﺍ ﻣﻦ ﺑﺎﺏ ﺗﺤﺼﻴﻞ ﺍﻟﺤﺎﺻﻞ ﺃﻡ ﻻ ؟

ﻓﺎﻟﺠﻮﺍﺏ:

ﺃﻥ ﻻ ، ﻭﻟﻮﻻ ﺍﺣﺘﻴﺎﺟﻪ ﻟﻴﻼ ﻭﻧﻬﺎﺭﺍ ﺇﻟﻰ ﺳﺆﺍﻝ ﺍﻟﻬﺪﺍﻳﺔ ﻟﻤﺎ ﺃﺭﺷﺪﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻟﻰ ﺫﻟﻚ ؛

ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻌﺒﺪ مفتقر ﻓﻲ ﻛﻞ ﺳﺎﻋﺔ ﻭﺣﺎﻟﺔ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻓﻲ ﺗﺜﺒﻴﺘﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻬﺪﺍﻳﺔ ، ﻭﺭﺳﻮﺧﻪ ﻓﻴﻬﺎ ، ﻭﺗﺒﺼﺮﻩ ، ﻭﺍﺯﺩﻳﺎﺩﻩ ﻣﻨﻬﺎ ، ﻭﺍستمرﺍﺭﻩ ﻋﻠﻴﻬﺎ ،

ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻌﺒﺪ ﻻ ﻳﻤﻠﻚ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻧﻔﻌﺎ ﻭﻻ ﺿﺮﺍ ﺇﻻ ﻣﺎ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻓﺄﺭﺷﺪﻩ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ ﻳﺴﺄﻟﻪ ﻓﻲ كل ﻭﻗﺖ ﺃﻥ ﻳﻤﺪﻩ ﺑﺎﻟﻤﻌﻮﻧﺔ ﻭﺍﻟﺜﺒﺎﺕ ﻭﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ،

ﻓﺎﻟﺴﻌﻴﺪ ﻣﻦ ﻭﻓﻘﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻟﺴﺆﺍﻟﻪ ؛ ﻓﺈﻧﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻗﺪ تكفل ﺑﺈﺟﺎﺑﺔ ﺍﻟﺪﺍﻋﻲ ﺇﺫﺍ ﺩﻋﺎﻩ ، ﻭﻻ ﺳﻴﻤﺎ ﺍﻟﻤﻀﻄﺮ ﺍﻟﻤﺤﺘﺎﺝ ﺍﻟﻤﻔﺘﻘﺮ ﺇﻟﻴﻪ ﺁﻧﺎﺀ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﻭﺃﻃﺮﺍﻑ ﺍﻟﻨﻬﺎﺭ.

تفسير إبن كثير ١ / ٥٠


WhatsApp Ashhaabus Sunnah
اصحاب الســنة
Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi