Terjemah Kitab Nawaqidhul Islam (Bagian 2) - 10 Pembatal Keislaman

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Terjemah Kitab Nawaqidhul Islam (Bagian 2) - 10 Pembatal Keislaman
<Ditulis oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah



Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata,

(اَلرَّابِعُ) : مَنِ اعْتَقَدَ أَنَّ غَيْرَ هَدْيِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْمَلُ مِنْ هَدْيِهِ، أَوْ أَنَّ حُكْمَ غَيْرِهِ أَحْسَنُ مِنْ حُكْمِهِ، كَالَّذِيْ يُفْضِلُ حُكْمَ الطَّوَاغِيْتِ عَلَى حُكْمِهِ، فَهُوَ كَافِرٌ.

Keempat: Barangsiapa yang meyakini bahwa selain petunjuk nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih sempurna daripada petunjuk beliau, atau hukum selain nabi lebih baik daripada hukum beliau, seperti halnya orang yang mengedepankan hukum thoghut atas hukum beliau, ia kafir.

(الخامس) : من أبغض شيئا مما جاء به الرسول صلى الله عليه وسلم ولو عمل به، كفر.

Kelima: Barangsiapa yang membenci suatu ajaran yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam walaupun dia mengamalkannya, ia kafir.

(السادس) : من استهزأ بشيء من دين الرسول صلى الله عليه وسلم، أو ثواب الله، أو عقابه، كفر، والدليل قوله تعالى: {قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ لا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ}

Keenam: Barangsiapa yang mengolok-olong sesuatu dari ajaran Rasulullah shallalallahu ‘alaihi wasallam, atau pahala Allah, atau balasan Allah, ia kafir.

Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala, “Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah: 65-66)


Insyaallah bersambung...


Kitab Nawaqidhul Islam
Oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #tauhid #aqidah #nawaqidhulislam

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi