Terjemah Kitab Al-qowa'idul Arba' (Bagian 6)

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Terjemah Kitab Al-qowa'idul Arba' (Bagian 6)
<Ditulis oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah



Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah melanjutkan,

وَدَلِيْلُ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ قَوْلُهُ تَعَالَى: {وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ}

Dan dalil (mereka menyembah) matahari dan bulan adalah firman Allah Ta’ala,

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah kalian menyembah matahari maupun bulan.” (QS. Fushilat: 37)

وَدَلِيْلُ الْمَلاَئِكَةِ قَوْلُهُ تَعَالَى: {وَلَا يَأْمُرَكُمْ أَنْ تَتَّخِذُوا الْمَلَائِكَةَ وَالنَّبِيِّينَ أَرْبَابًا}

Dan dalil (mereka menyembah) Malaikat adalah firman Allah Ta’ala,

“Dan Dia (Allah) tidak memerintahkan kalian untuk menjadikan para malaikat dan Nabi sebagai tuhan-tuhan.” (QS. Ali Imran:80)

ودليل الأنبياء قوله تعالى: {وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّي إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ}

Dan Dalil (mereka menyembah) para nabi adalah firman Allah Ta’ala,

“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” (QS. Al-Maidah:116)

ودليل الصالحين قوله تعالى: {أُوْلَئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمْ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ}

Dan dalil (mereka menyembah) orang shalih adalah firman Allah Ta’ala,

“Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya.” (QS. Al-Isro’:57)

وَدَلِيْلُ الأَحْجَارِ وَاْلأَشْجَارِ قَوْلُهُ تَعَالَى: {أَفَرَأَيْتُمْ اللاَّتَ وَالْعُزَّى، وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ اْلأُخْرَى} وَحَدِيْثُ أَبِيْ وَاقِدٍ اللَّيْثِيّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: "خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى حُنَيْن وَنَحْنُ حُدَثَاءُ عَهْدٍ بِكُفْرٍ، وَلِلْمُشْرِكِيْنَ سِدْرَةٌ يَعْكُفُوْنَ عِنْدَهَا وَيَنُوْطُوْنَ بِهَا أَسْلِحَتَهُمْ يُقَالُ لَهَا: ذَاتُ أَنْوَاطٍ، فَمَرَرْنَا بِسِدْرَةٍ فَقُلْنَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاطٍ كَمَا لَهُمْ ذَاتُ أَنْوَاطٍ ... " اَلْحَدِيْثَ.

Dan dalil (mereka menyembah) pepohonan dan bebatuan adalah firman Allah Ta’ala,

“Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Lata dan Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)?” (QS. An-Najm:19-20)

Juga hadits Abu Waqid al-Laitsi radhiallahu ‘anhu, beliau berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada perang Hunain, ketika itu kami baru saja meninggalkan masa-masa kekufuran, dan kaum musyrikin memiliki sebuah pohon yang mereka beri’tikaf dan menggantungkan senjata-senjata mereka pada pohon tersebut, yang disebut ‘Dzatu Anwath’. Maka ketika kami melewati sebuah pohon, kami pun berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ‘Wahai Rasulullah, buatkanlah untuk kami dzatu anwath sebagaimana mereka memiliki dzatu anwath” al-hadits.


bersambung insyaallah ...


Al-Qowa'idul Arba'
Oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #tauhid #aqidah #qowaidarba

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi