Sudah, Tak Ada Gunanya Engkau Bersedih

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Sudah, Tak Ada Gunanya Engkau Bersedih
<Allah berfirman,

وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

"Jangan kalian lemah hati, dan jangan pula bersedih. Padahal sebenarnya kalian itu memiliki derajat yang paling tinggi, jika kalian orang yang beriman.
{Qs Ali Imran: 139}

Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

لا تضعفوا بسبب ما جرى. "ولا تحزنوا....." العاقبة والنصرة لكم أيها المؤمنون

Jangan kalian merasa kecil hati terhadap masa lalu.

Jangan pula kalian bersedih... Karena balasan dan pertolongan akan senantiasa bersama kalian wahai orang yang beriman."

Tafsir Ibnu Katsir Surat Ali Imran ayat 139


Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

النبي صلى الله عليه وسلم جعل الحزن مما يستعاذ منه. وذلك لأن الحزن يضعف القلب ويوهن العزم ويضر الإرادة, ولا شيء أحب إلى الشيطان من حزن المؤمن, قال تعالى {إِنَّمَا النَّجْوَى مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا}

"Berlindung dari perasaan sedih hati, merupakan di antara doa yang selalu dipanjatkan oleh Nabi.

Karena menangisi masa lalu akan menjadikan hati ciut, melemahkan tekad (yang sebelumnya sudah kuat), dan membubarkan apa yang telah direncanakan.

Tidak ada sesuatu yang paling disukai oleh setan, melainkan melihat seorang mukmin yang berhati murung. Oleh karenanya, Allah berfirman;

إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا

"Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita."

Thariqul Hijratain, 2/607-608


Diterjemahkan oleh: al-Ustadz Abdul Wahid at-Tamimi

#Fawaidumum #takwa #akhlaq #akhlak

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi