Sekilas Tentang Adab Makan Dan Minum, Bag:1

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Sekilas Tentang Adab Makan Dan Minum, Bag:1 <Para pembaca rahimakumullah, pada kesempatan kali ini kami akan menyebutkan beberapa adab seputar makan dan minum. Pembahasan akan kami tulis seringkas mungkin dan akan kami bagi menjadi dua bagian, agar kita tidak lelah atau jenuh ketika membacanya. Karena artikel yang panjang membuat pembaca menjadi jenuh atau tidak maksimal di dalam mengambil manfaat darinya.

Berikut adab-adab makan dan minum:

MEMBACA BASAMALAH
Membaca Basmallah ketika hendak makan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berkata kepada Umar bin Abi Salamah, “Bacalah Bismillah...” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Lafazh Bacaannya
Lafazhnya cukup membaca BISMILLAH. Akan tetapi jika seseorang membacanya secara lengkap maka tidak mengapa (Syarah Riyadhus Shalihin Syaikh Utsaimin 4/188)

Lupa Membacanya di Awal
Jika seseorang lupa membacanya di awal, maka bacalah ketika ingat dengan lafazh, “BISMILLAHI AWWALAHU WA AKHIROHU” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Jika Tidak Membaca Basmallah
Jika seseorang tidak membaca Bismillah ketika hendak makan, maka Syaithan akan ikut makan bersamanya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “...dan jika orang tersebut tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan, maka Syaithan berkata (kepada temannya), “Kalian menemukan tempat untuk bermalam dan makan malam.” (HR. Muslim no.2018)

MAKAN DENGAN TANGAN KANAN
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “dan makanlah dengan tangan kananmu..” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah menjelaskan, “Makan dengan tangan kanan adalah wajib. Barangsiapa makan dengan tangan kirinya maka dia berdosa dan bermaksiat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Barangsiapa bermaksiat kepada Rasul, maka sungguh ia telah bermaksiat kepada Allah.” (Syarah Riyadhus Shalihin 4/189)

Makan dengan tangan kiri merupakan kebiasaan syaithan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian hendak makan, maka makanlah dengan tangan kanannya. Dan jika ingin minum, maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena syaithan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)

MAKAN DENGAN TIGA JARI
Dari Ka’ab bin Malik Radhiallahu ‘anhu berkata, Aku melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam makan dengan tiga jarinya.” (HR. Muslim)

MENJILATI JARI DAN TEMPAT MAKAN
Dari Jabir bin Radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan agar menjilati jemari dan piring yang digunakan untuk makan. Beliau berkata, “Sesungguhnya kalian tidak mengetahui di bagian mana dari makanan itu akan turun berkah.” (HR. Muslim)

MAKAN DARI YANG TERDEKAT
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepada Umar bin Abi Salamah, “.. dan makanlah dari yang terdekat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadits ini berlaku ketika makan tersebut dilakukan secara berjama’ah, karena dikhawatirkan akan mengganggu teman makannya. Adapun jika makan sendirian maka tidak mengapa untuk makan dari sisi yang berbeda-beda.

Demikian pula ketika jenis makanan/lauknya beraneka ragam, maka tidak mengapa mengambil dari yang jauh walaupun pada saat makan berjama’ah. (Lihat Syarah Riyadhus Shalihin Ibnu Utsaimin 4/189)

Bersambung Insya Allah....


Sumber: Riyadus Shalihin dan Syarah Syaikh Ibnu Utsaimin
Diracik Oleh: Tim Warisan Salaf

Sebarkan Artikel ini kpd org yg anda cintai smg menjadi amal jariyah.
Warisan Salaf menyajikan artikel dan Fatawa Ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah
Ikuti Channel kami di telegram https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi