Peringatan Bagi Wanita Yang Memakai Wewangian Bukan Untuk Suaminya

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Peringatan Bagi Wanita Yang Memakai Wewangian Bukan Untuk Suaminya
<Abul Harits Ubaid bin Abi Ubaid rahimahullah mengisahkan,

خرجت مع أبي هريرة من المسجد ضحى، فلقيتنا امرأة بها من العطر شيء لم أجد بأنفي مثله قط، فقال لها أبو هريرة: عليك السلام، فقالت: وعليك، قال: فأين تريدين؟ قالت: المسجد. قال: ولأي شيء تطيبت بهذا الطيب؟ قالت: للمسجد. قال: آلله؟ قالت: آلله. قال : آلله؟ قالت: آلله. قال: فإن حبي أبا القاسم أخبرني: " أنه لا تقبل لامرأة صلاة تطيبت بطيب لغير زوجها حتى تغتسل منه غسلها من الجنابة " فاذهبي فاغتسلي منه، ثم ارجعي فصلي ".

Aku keluar dari masjid bersama Abu Hurairah pada waktu dhuha. Lalu kami bertemu dengan seorang wanita yang memakai wewangian yang tidak pernah aku mencium wewangian seperti itu.

Maka Abu Hurairah berkata kepadanya, "'Alaikissalam."
Wanita itu menjawab, "wa'alaika."

"Mau kemana engkau?" Tanya Abu Hurairah.
"ke masjid." Jawab wanita itu.

"Lalu mengapa kamu memakai wewangian seperti ini?" Tanya Abu Hurairah.
"Karena mau ke masjid." Jawab wanita itu.

Abu Hurairah berkata, "Apakah demi Allah?!", "ya demi Allah." Jawab wanita itu.
"Apakah demi Allah?!" Tanya Abu Hurairah lagi.
"Ya, demi Allah." Jawab wanitai itu.

Abu Hurairah berkata, "Sesungguuhnya kekasihku Abul Qosim (yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) telah mengkhabarkan kepadaku,

أنه لا تقبل لامرأة صلاة تطيبت بطيب لغير زوجها حتى تغتسل منه غسلها من الجنابة

"Bahwasanya tidak diterima shalat seorang wanita yang memakai wewangian bukan untuk suaminya hingga dia mandi untuk menghilangkan wewangian itu sebagaimana dia mandi untuk menghilangkan janabah."

"Maka pulanglah engkau dan mandilah untuk menghilangkan wewangian itu, kemudian kembali dan shalatlah."

HR. Nasa'i dan Al-Baihaqi dalam as-Sunanl Kubro 3/133. Lihat Ash-Shahihah no.2506

#Fawaidumum #wanita #wewangian #akhlaq

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi