Penjabaran Makna Islam (Bagian 2)

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Penjabaran Makna Islam (Bagian 2)
<Pelajaran TAUHID:
Kajian Kitab Tsalatsatul Ushul (Bagian 64)
—--------------------------------------—

PRINSIP DASAR KEDUA ( Bagian 2 )
Mengenal Agama Islam beserta dalil-dalilnya.

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab –rohimahullah- menjelaskan:

الأَصْلُ الثَّانِي: مَعْرِفَةُ دِينِ الإسْلَام بِالأَدِلَّةِ.
وهُوَ: الاِسْتِسْلَامُ لِلهِ بِالتَّوحِيدِ وَ الانْقِيَادُ لَهُ بِالطَّاعةِ و البَرَاءَةُ مِنَ الشِّرْكِ و أَهْلِهِ.

”Prinsip dasar yang kedua adalah mengenal agama Islam beserta dalil-dalilnya.”

(Makna Islam) adalah
- Menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah -Ta’ala- dengan men-tauhid-kannya;
- Tunduk kepada-Nya dengan penuh ketaatan;
- Berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya.


PENJELASAN:

PENJABARAN MAKNA ISLAM ( Bagian 2 )
Bagian 2 - Tunduk kepada-Nya dengan penuh ketaatan;

Penjabarannya:
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin -rohimahullah- menjelaskan:
"Seorang hamba tunduk dan taat dalam menjalankan perintah-perintah Nya serta menjauhi larangan-larangan Nya.
Karena yang namanya ketaatan adalah; taat dalam perintah dengan melaksanakan perintah tersebut,
Dan ketaatan dalam larangan dengan meninggalkan larangan tersebut.”
[ Lihat Syarah Tsalatsatil Ushul hal. 69 ]

Kita diperintah untuk taat kepada Allah -Ta’ala- dan Rasul-Nya.
Allah -Ta’ala- berfirman:

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

”Katakanlah: "Ta'atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir."
[ Surat Ali Imron : 32 ]

Dalam ayat yang lain, Allah -Ta’ala- berfirman:

وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

”Dan taatlah kalian kepada Allah dan Rasul-Nya jika kalian adalah orang-orang yang beriman."
[ Surat Al-Anfaal : 1 ]

Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- pernah bersabda:

...فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَيْءٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَدَعُوهُ.

”Apabila aku memerintahkan sesuatu kepada kalian, laksanakanlah semampu kalian.
Apabila aku melarang kalian dari sesuatu, tinggalkanlah.”
[ HR. Al-Bukhori no. 7288, Muslim no. 1337-(412) , dari shahabat Abu Huroiroh -rodhiyallahu ‘anhu- ]


Al-Imam Ibnul Qoyyim -rohimahullah- menjelaskan: “Barangsiapa sombong , tidak mau tunduk kepada kebenaran, Allah akan merendahkan dan menghinakan dirinya. Kemudian Allah akan meremehkannya (dimata manusia) serta menjadikannya tak berharga lagi.” [ Lihat ”Madarijus Salikin” (2/317) ]


Sebagai kesimpulan bagian kedua ini; Seorang insan yang telah menyatakan keislamannya dituntut untuk taat kepada Allah -Ta’ala- dan Rasul-Nya; dengan menjalankan perintah-perintah Nya serta meninggalkan larangan-larangan Nya, yang telah disebutkan dalam Al-Qur`an dan Hadits.


Wallahu a'lamu bisshowab..

(bersambung…)

.........................
Ikuti terus pelajaran Tsalatsatul Ushul (ثلاثة الأصول) setiap hari senin dan kamis, Insya Allah
Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan Hafizhahullahu Ta'ala.
.........................

#ushultsalatsah

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi