Pembagian Macam Air

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Pembagian Macam Air
<Fawaid Fiqhiyyah

PEMBAGIAN MACAM AIR

Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :

Sesungguhnya air itu terbagi menjadi dua macam saja: thahur dan najis. Tidak ada di sana macam ketiga yang disebut thahir. Berbeda dengan pendapat kebanyakan para ahli fiqih, bahwasanya air itu bisa jadi thahur atau thahir ataupun najis.

(1) Jika air itu suci zatnya dan bisa menyucikan selainnya maka ia disebut thahur (طهور).

(2) Jika zatnya najis dan menajiskan selainnya maka ia disebut najis (نجس).

(3) Jika zatnya suci tetapi tidak bisa menyucikan selainnya maka ia disebut thahir ghoiru muthahhir (طاهر غير مطهر).

Akan tetapi, pembagian ini adalah perkara yang sangat penting. Seandainya itu termasuk syariat Allah niscaya akan dijelaskan di dalam Al-Qur'an ataupun Sunnah Rasulullah ﷺ, karena hal ini berkait erat dengan perkara-perkara agung. Berkait dengan apa saja? Berkait dengan shalat yang merupakan ibadah teragung.

Seandainya pembagian ini bagian dari syariat Allah niscaya akan dijelaskan oleh Allah dan rasul-Nya dengan penjelasan yang sempurna dan mencukupi. Ketika tidak ada penjelasan tentang pembagian ini, bahkan yang ada adalah sabda beliau : "Sesungguhnya air itu thahur, tidak menjadi najis karena sesuatu pun", maka dari sini kita mengetahui bahwa di sana tidak ada macam air yang disebut thahir.

Inilah yang ditunjukkan oleh beberapa hadits, dan inilah yang dipilih Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Beliau berkata : "Sesungguhnya air itu kalau bukan thahur berarti najis, tidak ada di sana macam yang ketiga."

Fathu Dzil Jalali wal Ikram (1/66)

قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :
أن الماء ينقسم إلى قسمين فقط: طهور، ونجس، وليس ثمت قسم ثالث يسمى طاهرا خلافا لما عليه كثير من الفقهاء أن الماء إما طهور أو طاهر أو نجس، فإن كان طاهرا بنفسه مطهرا لغيره فهو طهور، وإن كان نجسا بنفسه منجسا لغيره فهو نجس، وإن كان طاهرا بنفسه ولكنه لا يطهر فإنه يكون طاهرا غير مطهر، ولكن هذا التقسيم أمر مهم لو كان من شريعة الله لكان مبينا في كتاب الله أو سنة رسوله صلى الله عليه وسلم: لأن هذا يترتب عليه أمور عظيمة، ماذا يترتب عليه؟ يترتب عليه الصلاة التي هي من أعظم الأشياء، ولو كان هذا من شريعة الله ليبينه الله ورسوله بيانا شافيا كافيا، فلما لم يقع ذلك بل قال: "إن الماء لا ينجسه شيء"، "إن الماء طهور لا ينجسه شيء"، علمنا بأن ليس هناك قسم يسمى الطاهر، وهذا الذي دلت عليه الأحاديث هو ما اختاره شيخ الإسلام ابن تيمية رحم الله وقال: إن الماء إما طهور وإما نجس وليس ثمت قسم ثالث.
فتح ذي الجلال والإكرام (١/٦٦)



WhatsApp Salafy Cirebon
Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah



Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi