Ngomongin Orang, Berujung Neraka

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Ngomongin Orang, Berujung Neraka
<Dalam sebuah percakapan bersama Mu'adz bin Jabal, Rasulullah berkata:

وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِيْ النَّارِ عَلَى وُجُوْهِهِمْ إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ ؟

“Bukankah tidak ada yang menjerumuskan manusia ke dalam neraka melainkan akibat lisan-lisan mereka?"

(HR At Tirmidzi no. 2616. Dishahihkan Al Albani dalam Ash Shahihah no. 412)

Benar, lagi-lagi gara-gara lisan. Ngomongin orang tak lain hanya mengandung dosa. Akhirnya adalah neraka.

Tersebut dalam sebuah kisah dari Anas bin Malik, Rasulullah bercerita:

لما عرج بي ربي عز وجل مررت بقوم لهم أظفار من نحاس يخمشونوجوههم وصدورهم

Kala Allah mengangkatku ke langit saat Mi'raj, Aku melewati sekumpulan orang. Mereka memiliki kuku-kuku yang terbuat dari tembaga. Mereka mencakar-cakar wajahnya serta mencabik-cabik badannya sendiri.

Lantas Aku heran bertanya:

من هؤلاء يا جبريل؟
'Siapa mereka itu wahai Jibril?'

Jibril menjawab:

هؤلاء الذين يأكلون لحوم الناس ويقعون في أعراضهم
'Mereka pemakan bangkai manusia (yang dahulu kerjanya suka ngomongin orang), dan suka menjatuhkan kehormatan orang lain.'

HR Ahmad no. 3224. Dishahihkan Al Albani dalam Ash Shahihah no. 533
Diterjemahkan oleh: al Ustadz Abdul Wahid bin Faiz at Tamimi

#Fawaidumum #hadits #akhlak

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi