Macam-macam Istighotsah (Bagian 2)

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Macam-macam Istighotsah (Bagian 2)
<Pelajaran TAUHID:
Kajian Kitab Tsalatsatul Ushul (Bagian 59)
—--------------------------------------—

MACAM-MACAM ISTIGHOTSAH. (Bagian 2)
- Yang Ketiga: Istighotsah –meminta pertolongan tatkala ditimpa musibah- kepada orang-orang yang masih hidup serta mampu untuk memberikan pertolongan.

Jenis yang ketiga ini, hukumnya sama dengan pembahasan ’Isti’anah’ , yaitu boleh.

Hal ini dikuatkan dengan firman Allah -Ta’ala- dalam surat Al-Qoshosh ayat ke-15, tentang kisah nabi Musa -‘alaihissalam-;

فَاسْتَغَاثَهُ الَّذِي مِنْ شِيعَتِهِ عَلَى الَّذِي مِنْ عَدُوِّهِ فَوَكَزَهُ مُوسَى فَقَضَى عَلَيْهِ

“Maka orang yang (berasal) dari golongannya meminta pertolongan kepadanya (yakni kepada nabi Musa –‘alaihissalam-), untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu.” [ Surat Al-Qoshosh : 15 ]
[ Lihat ”Syarah Tsalatsatil Ushul” hal. 66; Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]

Tentunya, dengan tetap meyakini, itu semua sekadar usaha melakukan sebab, agar musibah hilang dari dirinya.
JIka ia sampai melupakan Allah -Ta'ala- pencipta sebab tersebut, kesempurnaan tauhidnya menjadi berkurang.
[ Lihat "Al-Qoulul Mufid" (1/260); Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]

– Yang Keempat: Istighotsah –meminta pertolongan tatkala ditimpa musibah- kepada orang yang masih hidup , namun ia tidak mampu untuk memberikan pertolongan. Dalam keadaan ia tidak meyakini si penolong memiliki kekuatan tersembunyi.

Contohnya; Orang yang hampir tenggelam meminta bantuan kepada orang lumpuh yang tak berdaya.

Permintaan tolong model ini termasuk perkara yang tidak ada manfaatnya, bahkan bisa disebut sebagai ejekan atau olok-olok. Karena sebab inilah jenis yang keempat dilarang.
Sebab yang lainnya, bisa jadi orang lain (yang melihat) akan tertipu dengan perbuatan orang yang hampir tenggelam tadi.
Sehingga salah kira, ia menyangka orang lumpuh tadi memiliki kekuatan tersembunyi yang bisa menyelamatkan orang lain yang sedang ditimpa malapetaka.
[ Lihat ”Syarah Tsalatsatil Ushul” hal. 66; Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]

Wallahu A’lamu bisshowab.

[ Rujukan utama : Syarah Tsalatsatil Ushul ; Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin -rohimahullah- ]



.........................
Ikuti terus pelajaran Tsalatsatul Ushul (ثلاثة الأصول) setiap hari senin dan kamis, Insya Allah
Dirangkum oleh Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan Hafizhahullahu Ta'ala.
.........................

#ushultsalatsah

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi