Larangan Meminta-minta (1)

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Larangan Meminta-minta (1)
<Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda,

لَأَنْ يَحْتَزِمَ أَحَدُكُمْ حُزْمَةً مِنْ حَطَبٍ، فَيَحْمِلَهَا عَلَى ظَهْرِهِ فَيَبِيعَهَا، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ رَجُلًا، يُعْطِيهِ أَوْ يَمْنَعُهُ

"Seseorang di antara kalian mencari satu ikat kayu bakar, lalu ia memikulnya dan menjualnya, itu lebih baik daripada ia meminta-minta kepada orang lain, baik diberi atau tidak diberi." (HR. Muslim no.1042)

Dalam riwayat lain disebutkan,

لَأَنْ يَغْدُوَ أَحَدُكُمْ، فَيَحْطِبَ عَلَى ظَهْرِهِ، فَيَتَصَدَّقَ بِهِ وَيَسْتَغْنِيَ بِهِ مِنَ النَّاسِ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ رَجُلًا، أَعْطَاهُ أَوْ مَنَعَهُ ذَلِكَ، فَإِنَّ الْيَدَ الْعُلْيَا أَفْضَلُ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ

"Seseorang di antara kalian berangkat di pagi hari (mencari kayu bakar), lalu ia menggendongnya, dan bersedekah dengan (hasil)nya, yang dengan itu dia merasa cukup dari manusia (yakni tidak meminta-minta kepada mereka,pen), itu lebih baik daripada ia meminta-minta kepada orang lain, baik diberi atau tidak diberi.

Sesungguhnya tangan di atas (memberi) lebih afdhal dari tangan di bawah (diberi).

Dan mulailah (bersedekah) dari orang yang di bawah tanggung jawabmu." (HR. Muslim no.1042)

..............................
Imam Nawawi menerangkan,

فيه الحث على الصدقة والأكل من عمل يده والاكتساب بالمباحات كالحطب والحشيش النابتين في موات

"Pada hadits ini ada anjuran untuk bersedekah, makan dari hasil usahanya sendiri, dan juga mencari nafkah dengan perkara yang mubah. Seperti mencari kayu bakar dan mengarit rumput." (Syarah Muslim 7/131)


Dirangkum Oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #akhlak #meminta_minta

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi