Hukum Wudhu Dengan Air Yang Berubah Karena Lama Didiamkan

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Hukum Wudhu Dengan Air Yang Berubah Karena Lama Didiamkan
<Fawaid Fiqhiyyah

HUKUM WUDHU DENGAN AIR YANG BERUBAH KARENA LAMA DIDIAMKAN


Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :


Air yang berubah karena lama didiamkan ini boleh digunakan untuk berwudhu dan mandi, karena Nabi ﷺ bersabda: "Air itu suci dan menyucikan, tidak ada sesuatu pun yang menjadikannya najis."

Para ulama pun sepakat bahwa air jika berubah dengan sebab najis maka ia menjadi najis. Adapun perubahan pada air tersebut akibat lama didiamkan bukanlah perubahan karena najis, meskipun ia telah berubah menjadi hijau atau tidak enak baunya. Maka, air tersebut tetap suci dan menyucikan, boleh digunakan untuk bersuci, baik mandi, berwudhu, ataupun menghilangkan najis.

Silsilah Fatawa Nur 'alad Darb, kaset no. 221

حكم الوضوء من الماء المتغير بطول المكث
هذا الماء الذي يتغير من طول مكثه يجوز الوضوء به والغسل منه؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «الماء طهور لا ينجسه شيء»، وأجمع العلماء على أن الماء إذا تغير بالنجاسة صار نجساً، وهذا التغير الذي يحدث للماء من طول مكثه ليس تغيراً بالنجاسة، حتى وإن اخضر، أو صارت له رائحة كريهة، فإنه طهور يجوز التطهر به غسلاً ووضوءاً وإزالة للنجاسة.
سلسلة فتاوى نور على الدرب الشريط رقم [221]


WhatsApp Salafy Cirebon
Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah



Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi