Hukum Seputar Penggunaan Bejana Bekas Sesuatu Yang Haram Dimakan

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Hukum Seputar Penggunaan Bejana Bekas Sesuatu Yang Haram Dimakan
<Fawaid Fiqhiyyah


Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata :

Bismillah, walhamdulillah. Jika dikhawatirkan ada khamr pada bejana-bejana tersebut, atau bekas-bekas babi, maka jika ia membutuhkannya, hendaknya ia mencucinya, lalu makan dengannya. Jika ia tidak membutuhkannya, maka alhamdulilah.

Setiap bejana yang dikhawatirkan padanya najis , baik itu milik orang kafir ataupun selain mereka, maka hendaknya ia mencucinya, lalu makan dengannya, sebagaimana Nabi bersabda :

"Jika kalian tidak mendapati bejana lain maka cucilah kemudian makanlah dengannya."

Demikian pula wudhu dengan air yang ada di dalamnya, maka tidak mengapa setelah dicuci dahulu.

Majmu' (10/23)

قال الشيخ ابن باز رحمه الله :
بسم الله، والحمد لله، إذا كان يخشى أن يكون في هذه الأواني خمر، أو آثار خنزير، فعليه أن يغسلها إذا احتاج إليها، ثم يأكل فيها، وإذا لم يحتج إليها فالحمد لله، وكل إناء يخشى أن يكون فيه نجاسة سواء كان للكفرة أو غير الكفرة يغسله ويأكل فيه، مثلما قال صلى الله عليه وسلم: ((فإن لم تجدوا غيرها فاغسلوها وكلوا فيها))، وهكذا الوضوء فيها لا حرج فيه بعد أن يغسلها.
مجموع(10/23).



WhatsApp Salafy Cirebon
Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah



Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi