Disyari’atkan Menyampaikan Faedah kepada Orang Lain

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Disyari’atkan Menyampaikan Faedah kepada Orang Lain.
<Al-‘Allamah Ibnu Baaz Rahimahullah di dalam Majmu’ Fatawa (4/54) berkata,
“Dan disyari’atkan bagi seorang muslim apabila mendengar sebuah faedah agar menyampaikannya kepada orang lain. Demikian pula seorang muslimah agar menyampaikan kepada (muslimah) yang lainnya ilmu yang telah ia dengar. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,
بلغوا عني ولو آية
“Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat”

Dan dahulu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam apabila berkhutbah di hadapan para shahabat, beliau menyampaikan,
ليبلغ الشاهد الغائب فرب مبلغ أوعى من سامع
“Hendaknya orang yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir. Karena bisa jadi orang yang disampaikan lebih memahami (apa yang aku ucapkan,pen) dari orang yang mendengar (secara langsung dariku,pen).”

[المشروع للمسلم إذا سمع الفائدة أن يبلغها غيره]
❍ قَـالَ العلّامــة بنُ بـازٍ-رَحِمهُ الله- كما في مجموع فتاويه(٤/ ٥٤):
《 والمشروع للمسلم إذا سمع الفائدة أن يبلغها غيره، وهكذا المسلمة تبلغ غيرها ما سمعت من العلم لقول النبي صلى الله عليه وسلم: « بلغوا عني ولو آية »، وكان صلى الله عليه وسلم إذا خطب الناس يقول: « ليبلغ الشاهد الغائب فرب مبلغ أوعى من سامع » 》.

Sumber: Channel Syaikh Fawwaz Al-Madkhali
Disajikan oleh: Tim Warisan Salaf



Sebarkan Artikel ini kpd org yg anda cintai smg menjadi amal jariyah.
Warisan Salaf menyajikan artikel dan Fatawa Ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah (tidak copy paste)
Ikuti Channel kami di telegram https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi