Berbakti Kepada Ibu

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Berbakti Kepada Ibu
<PELAJARAN ADAB: BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA (1)

Dari Kitab Shahih al-Adabul Mufrod


BERBAKTI KEPADA IBU

Dari Bahz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya, beliau berkata:

"Aku bertanya, Wahai Rasulullah, siapakah orang yang aku harus berbakti kepadanya?' Beliau menjawab, ibumu'.
'Lalu siapa?' tanyaku.
"ibumu' jawab beliau.
'Lalu siapa?' tanyaku lagi.
'ibumu' jawab beliau.
'Lalu siapa?' tanyaku .
Beliau menjawab, "ayahmu, lalu karib kerabat yang terdekat dan yang terdekat."

Ibnu 'Abbas radhiallahu 'anhuma berkata,

إِنِّي لَا أَعْلَمُ عَمَلًا أَقْرَبَ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ بِرِّ الْوَالِدَةِ".

"Aku tidak mengetahui ada amalan yang lebih dekat kepada Allah Azza wa Jalla dari berbakti kepada ibu."


BERBAKTI KEPADA AYAH

5/5 (صحيح) عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ! مَنْ أَبَرُّ؟ قَالَ: "أُمَّكَ". قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: "أُمَّكَ". قَالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: "أمك". قال: ثم من؟ [ثم عاد الرابعةَ فـ] قال: "أباك".

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata,
“Ada seorang yang bertanya, 'wahai Rasulullah, siapakah orang yang berhak aku berbakti kepadanya?’
‘ibumu’ jawab belau.
‘lalu siapa lagi?’ tanya orang itu.
‘ibumu’ jawab beliau.
‘lalu siapa lagi?’ tanya orang itu lagi.
‘ibumu’ jawab beliau.
Kemudian orang itu bertanya lagi untuk yang keempat kalinya. Beliau menjawab, ‘Bapakmu.’.”

Bersambung insya Allah...


Ikuti terus pelajaran Adab dan Akhlaq yang diambil dari Kitab Shahih Al-Adabul Mufrod Setiap hari Rabu, insyaallah


Sumber: Shahih Al-Adabul Mufrod 34-35
Disajikan oleh: Tim Warisan Salaf

#Fawaidumum #adab #akhlaq #akhlak #pelajaranadab

Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi