Salah Kalau Anda Belajar Ilmu Agama Karena Dunia

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Salah Kalau Anda Belajar Ilmu Agama Karena Dunia
<FATWA ULAMA

════════════════════

SALAH KALAU ANDA BELAJAR ILMU AGAMA KARENA DUNIA

_ Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah_

Pertanyaan :

Di zaman sekarang ini ada statmen dari sebagian ahli ilmu: Apabila seseorang menginginkan dengan ilmunya untuk mencari dunia saja dan tidak menginginkan akhirat, maka ini termasuk kesyirikan. Apakah yang dimaksud syirik di sini syirik kecil atau syirik besar

Jawaban :

Itu termasuk syirik kecil. Oleh karenanya mereka menjadikan orang yang niatnya mencari ilmu yang seharusnya diniatkan untuk wajah Allah, namun dia hanya menginginkan keuntungan dunia saja, maka dia TIDAK AKAN mencium wanginya bau surga.

Adapun ilmu-ilmu DUNIA maka tidak mengapa meniatkan dalam mencarinya untuk mendapatkan bagian dari dunia, seperti ilmu teknik, perindustrian dan yang semisal dengan itu.

Akan tetapi ilmu SYARIAT [ Tidak boleh ] diniatkan dalam mencarinya melainkan untuk MENJAGA SYARI'AT.

Sumber : Liqaa Albaabul Maftuh (213)

•••┈••••○❁❁○••••┈•••

حكم طلب العلم لأجل الدنيا

السؤال:
الآن يقال عن بعض أهل العلم: إذا أراد إنسان بعلمه ابتغاء الدنيا فقط لا يريد الآخرة فهذا شرك, فهل المقصود بالشرك الشرك الأصغر أم الشرك الأكبر؟

الجواب:
شرك أصغر; ولهذا جعلوا على من طلب علماً مما يبتغى به وجه الله لا يريد إلا أن ينال عرضاً من الدنيا لم يرح رائحة الجنة. أما علوم الدنيا فلا بأس كالهندسة والصناعة وما أشبه ذلك, لكن علم الشريعة لا تنوِ به إلا حفظ الشريعة.

المصدر: لقاء الباب المفتوح [213]

•••┈••••○❁❁○••••┈•••

WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera bergabung
Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

Dengarkan••• [ VERSI BARU ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi