Meninggalkan Perkara Yang Diperintah Lebih Besar Urusannya Di Sisi Allah Daripada Melakukan Perkara Yang Dilarang

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Meninggalkan Perkara Yang Diperintah Lebih Besar Urusannya Di Sisi Allah Daripada Melakukan Perkara Yang Dilarang
<Sahl bin Abdillah rahimahullah berkata:

"Meninggalkan perkara yang diperintah itu lebih besar urusannya daripada melakukan perkara yang dilarang. Dengan dalil, Nabi Adam 'Alaihissalam yang dilarang dari memakan buah sebuah pohon, lalu Beliau memakannya, namun kemudian Allah Ta'ala menerima taubatnya. Sedangkan Iblis diperintah untuk sujud kepada Nabi Adam 'Alaihissalam, akan tetapi ia tidak mau sujud, maka Allah Ta'ala pun tidak mengampuninya."

Al Fawaid hal.127

http://t.me/ukhwh

ترك الأمر عند الله أعظم من ارتكاب النهي

قال سهل بن عبد الله :

ترك الأمر عند الله أعظم من ارتكاب النهي لأن آدم نهي عن أكل الشجرة فأكل منها فتاب الله عليه
وإبليس أمر أن يسجد لآدم فلم يسجد فلم يتب عليه


[ الفوائد ص ١٢٧ ]

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi