Lho... Ngaku Salafi Kok Masih Nonton Televisi...

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Lho... Ngaku Salafi Kok Masih Nonton Televisi...
<FATWA ULAMA

════════════════════

[ ] LHO... NGAKU SALAFI KOK MASIH NONTON TELEVISI...

Asy-Syaikh al-Allamah Shalih al-Fauzan hafidzahullah

Pertanyaan :

Bapakku dan saudara-saudaraku kecanduan nonton televisi. Aku pernah membakar televisi tersebut tanpa sepengetahuan mereka dengan harapan mereka mau meninggalkannya. Namun mereka justru membeli televisi lagi. Apa nasihat anda untuk mereka dan saya pribadi

Jawaban :

Engkau WAJIB melarang bapak dan saudara-saudaramu untuk menonton televisi atau mendengarkan sesuatu yang mengundang fitnah pada televisi atau video...

🏼 Dan mereka wajib menerima nasihat tersebut karena ini adalah untuk kemaslahatan mereka...

Kembali kepada kebenaran lebih baik daripada terus-menerus dalam kebatilan...

Engkau pun harus senantiasa menasihati mereka. Semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka atau setidaknya tanggung jawabmu gugur dengan menegakkan hujah kepada mereka...

Sumber : al-Muntaqo min Fatawa asy-Syaikh al-Fauzan 515

•••┈••••○❁❁○••••┈•••

المنتقى من فتاوى الشيخ الفوزان

السؤال
والدي وإخواني مدمنون على مشاهدة التلفاز، وقد قمت بإحراقه دون علمهم؛ ليتركوه، ولكنهم اشتروا غيره‏.‌‏.‌‏.‏ فماذا تنصحهم وتنصحني‏؟‏

الجواب
الواجب عليك نهي والدك وإخوانك عن مشاهدة أو استماع ما فيه فتنة مما يعرض في التلفاز أو الفيديو، والواجب عليهم هم أن يقبلوا النصيحة؛ لأن ذلك من مصلحتهم، والحق، والرجوع إلى الحق خير من التمادي في الباطل، والواجب عليك الاستمرار في مناصحتهم، لعل الله يهديهم، أو على الأقل تبرأ ذمتك بإقامة الحجة عليهم‏.‏

•••┈••••○❁❁○••••┈•••

WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya....ayo segera bergabung
Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://bit.ly/KajianIslamTemanggung

Dengarkan••• [ VERSI BARU ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi