Hukum Mengharumkan Ruangan Dengan Bukhur (Dupa)

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Hukum Mengharumkan Ruangan Dengan Bukhur (Dupa)
<Fatwa nomor 18580

Pertanyaan:
Apa hukum Islam mengenai dupa ? Apa hukum menempatkan dupa di masjid sebagai pengharum?

Jawaban: Mengharumkan dan mewangikan masjid adalah perbuatan yang baik, karena itu termasuk dalam kebersihan masjid. Seorang tabiin yang mulia, Nuaim al-Mujmir rahimahullah, seorang perawi hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, dinamakan dengan al-Mujmir (orang yang membakar dupa ) karena beliau selalu mengharumkan masjid Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Al Lajnah ad Daimah Lilbuhutsil Ilmiyyah Walifta'

Ketua: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

http://t.me/ukhwh

الفتوى رقم ( 18580 )
س: ما حكم الإسلام في البخور، وما حكم وضعه في المساجد لغرض التطييب؟ج: تجمير المساجد وتطييبها عمل طيب؛ لأن هذا من نظافتها، وقد كان التابعي الجليل نعيم المجمر رحمه الله أحد الرواة عن أبي هريرة رضي الله عنه، يسمى المجمر لكونه يجمر مسجد رسول الله صلى الله عليه وسلم.وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

عضوعضوعضونائب الرئيسالرئيسبكر أبو زيدصالح الفوزانعبد الله بن غديانعبد العزيز آل الشيخعبد العزيز بن عبد الله بن باز

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi