Doa Meminta Panjang Umur

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Doa Meminta Panjang Umur
<Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah

Tanya :
Bolehkah berdoa meminta panjang umur? Atau memang umur itu telah ditakdirkan, sehingga tidak ada faidah berdoa meminta panjang umur?

Jawab :
Tidak mengapa berdoa dengan hal tersebut. Tetapi, yang lebih utama adalah dengan mengaitkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang yang didokan.

Seperti dengan mengatakan :
"Semoga Allah memanjangkan umurmu dalam ketaatan kepadaNya, atau dalam kebaikan, atau pada sesuatu yang mendatangkan ridha Allah".

Telah diketahui bahwa doa itu tidaklah menyelisihi takdir. Bahkan itu termasuk sesuatu yang ditakdirkan Seperti halnya obat-obatan, ruqyah dan yang semisalnya. Setiap sebab yang tidak menyelisihi syariat Allah, maka itu bagian dari takdir. Takdir Allah berlangsung pada orang yang sakit maupun yang sehat, bagi orang yang didoakan maupun yang tidak didoakan. Akan tetapi, Allah memerintahkan untuk menjalani sebab-sebab yang disyariatkan lagi dibolehkan, dan menetapkan dengan sebab-sebab tersebut apa saja yang dikehendakinya. Maka, itu semua termasuk takdir Allah.

Hanya Allah pemilik taufiq itu

Al-Ma'mu' (8/425)

------

الدعاء بطول العمر

س: هل يجوز الدعاء بطول العمر؟. أم أن العمر مقدر، ولا فائدة من الدعاء بطوله؟.

ج: لا حرج في ذلك، والأفضل: أن يقيده بما ينفع المدعو له، مثل أن يقول: أطال الله عمرك في طاعة الله، أو في الخير، أو فيما يرضي الله، ومعلوم أن الدعاء لا يخالف القدر؛ بل هو من القدر؛ كالأدوية، والرقى، ونحو ذلك، وكل الأسباب التي لا تخالف شرع الله، فهي من القدر، وقدر الله ماضٍ في حق المريض والصحيح، من دُعِيَ له ومن لم يُدْعَ له؛ لكن الله سبحانه أمر بالأسباب المشروعة والمباحة، ورتَّب عليها ما يشاء سبحانه، وكل ذلك من قدر الله، والله ولي التوفيق. مجموع (8/425).

Oleh tim salafy Cirebon
Ahad, 21 robiul awal 1439/ 10 Desember 2017



*WhatsApp Salafy Cirebon*

*Join Channel Telegram*
http://t.me/salafy_cirebon


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi