Berpuasa Dan Berhari Raya Bersama Penguasa Muslim

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Berpuasa Dan Berhari Raya Bersama Penguasa Muslim
<Al-Lajnah Ad-Da-imah Lil Buhuts Al-Ilmiyyah wal Ifta'


Tidak mengapa bagi penduduk suatu negeri, jika mereka tidak melihat hilal pada malam tiga puluh untuk menetapkan ru'yah negerinya dari mathla' negeri lain, kapan saja hal itu terjadi.

Jika terjadi perselisihan di antara mereka, maka mereka harus mengambil keputusan yang diambil oleh penguasa negeri mereka, jika memang penguasanya adalah seorang muslim, karena sesungguhnya keputusan penguasa terhadap salah satu dari dua pendapat akan memutus perselisihan mereka, dan wajib bagi masyarakatnya untuk mengamalkan keputusan tersebut. Jika sang penguasa bukan seorang muslim maka mereka harus mengambil keputusan majelis ulama di negeri-negeri mereka.

Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kekompakan kaum muslimin dalam ibadah puasa Ramadhan dan Shalat Ied mereka di negeri-negeri mereka.

Fatwa no. 388, juz 10 hal. 100

~~~

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
ولا حرج على أهل أي بلد إذا لم يروا الهلال ليلة الثلاثين أن يأخذوا برؤيته في غير مطلعهم متى ثبت ذلك لديهم، فإذا اختلفوا فيما بينهم أخذوا بحكم الحاكم في دولتهم؛ إن كان الحاكم مسلما، فإن حكمه بأحد القولين يرفع الخلاف، ويلزم الأمة العمل به، وإن لم يكن مسلما أخذوا بحكم مجلس المركز الإسلامي في بلادهم؛ محافظة على الوحدة في صومهم رمضان وصلاتهم العيد في بلادهم.
الفتوى رقم (٣٨٨)، جزء ١٠ صفحة ١٠٠


WhatsApp Salafy Cirebon
Channel Telegram||http://t.me/salafy_cirebon


Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah



Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi