Sebagian Dari Wasiat Sahabat Yang Mulia Abu Addardaa' Radhiyallahu

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Sebagian Dari Wasiat Sahabat Yang Mulia Abu Addardaa' Radhiyallahu
<Wasiat indah

Assyaikh Shalih aalussyaikh Hafidzahullah.

Termasuk dari wasiat abuddardaa' beliau mengatakan didalam ucapannya:
أعوذ بالله من تفرقة القلب

"Saya berlindung kepada Allah dari tercerai berainya hati"

Ditanyakan kepada beliau, apa yang dimaksud dengan tercerai berainya hati

Beliau menjawab:
" Dijadikannya untukku disetiap lembah harta".

Dan ini kita saksikan terjadi pada orang-orang yang Allah uji mereka dengan memiliki harta.

*Harta di Riyadh*

*harta di Utara*

*harta di Selatan*

*di kerajaan Arab Saudi dan diluarnya,*
dan seterusnya.

Allah uji mereka dengan tercerai berainya hati, dikarenakan harta menginginkan bagian dari hati(seorang insan), ingin diikuti.

Oleh karena itulah Abuddardaa' mengucapkan ucapan ini.

Dikarenakan hati berbolak-balik, tidak mungkin akan terkumpul padanya dzikrullah dan ketaatan (kepada Allah) dalam keadaan dia memiliki bagian disetiap lembah.

*Ini adalah wasiat dari Abuddardaa' untuk ummat.*

Bahwasanya seorang yang senantiasa merasa cukup dengan pembagian untuknya dari Dunia(ini) hartanya dekat dengannya,

dan tidak menjadikan dirinya didalam mencari harta pada perkara perkara yang mengantarkan pada tercerai-berainya hati.

Mengejar ini, dan mengejar itu.

Kami melihat banyak dari mereka yang hatinya terkumpul didalam melakukan ibadah, berlezat-lezat dengan ketaatan(kepada Allah) , memperhatikan keluarga dan anak-anak mereka, *maka ketika harta mereka disetiap lembah, tercerai berailah hati mereka dan mereka tidak merasakan kenikmatan hidup pada dasarnya.*

Sumber:
https://youtu.be/s27fBjfcGj4

Alih bahasa:
Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu 'umar غفر الله له

Website:
Salafycurup.com

Telegram.me/salafycurup

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi