Mengekor Dalam Kebenaran Lebih Kucintai Ketimbang Menjadi Pemimpin Dalam Kebathilan

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Mengekor Dalam Kebenaran Lebih Kucintai Ketimbang Menjadi Pemimpin Dalam Kebathilan
<Di dalam tahdzibut tahdzib Al Hafidz Ibnu Hajar menghikayatkan biografi 'Ubaidullah bin Al hasan Al 'ambari salah seorang tokoh, faqih dan ulama penduduk basroh dan beliau sebagai qadhi disana. Muridnya yang bernama Abdurrahman Bin Mahdi mengatakan :" pada salah satu resepsi jenazah, kami menanyai beliau tentang suatu masalah, lantas beliau keliru dalam hal itu, kemudian aku katakan kepadanya semoga Allah memperbaiki anda, pendapat yang benar dalam masalah itu adalah begini dan begitu. Sesaat beliau menundukkan kepalanya lantas mengangkatnya, lalu berkata :" Kalau begitu aku rujuk ( meralat pendapatku dan kembali kepada yang benar) dan aku orang kecil, sungguh aku menjadi ekor dalam kebenaran lebih aku cintai ketimbang menjadi pemimpin dalam kebathilan ".


Diterjemahkan oleh Al ustaadz Zuhair syariyf
حفظه الله

Telegram.me/salafycurup

"لأن أكون ذنبًا في الحق أحب إلي من أن أكون رأسًا في الباطل "

حكى الحافظ ابن حجر في (تهذيب التهذيب) (7/7) في ترجمة عبيد الله  بن الحسن العنبري ، أحد سادات أهل البصرة ، وفقهائها ، وعلمائها ، وكان قاضيها ، قال : قال عبد الرحمن بن مهدي – تلميذه - : كنا في جنازة فسألته عن مسألة فغلط بها ، فقلت له : أصلحك الله ، القول فيها كذا وكذا , فأطرق ساعة ثم رفع رأسه فقال : «إذًا أرجع وأنا صاغر ، لأن أكون ذنبًا في الحق ، أحب إلي من أن أكون رأسًا في الباطل » .

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi