Jumlah Raka'at Sholat Tarawih

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Jumlah Raka'at Sholat Tarawih
<Berkata Asy syaikh Sulaiman Ar ruhailiy hafidzahullahu ta'ala :

" Akhir pembahasan kita adalah berkaitan dengan raka'at sholat tarawih .
Apakah raka'at sholat tarawih ada batasannya yg tidak diperbolehkan untuk melebihi batasan tersebut atau perkara ini luas

Yang dijalani oleh umat ini dan diakui oleh imam - imam kita adalah bahwa perkara ini luas dan yang diamalkan oleh umat Muhammad shollallohu alaihi wa sallam sejak generasi pertama sampai hari ini adalah bahwa jumlah raka'at sholat tarawih tidak ada batasannya .


Perkara ini ditunjukkan oleh ijma' yang berbentuk amalan yang tidak ada seorangpun yang menolak ijma' tersebut .

Dan barang siapa mengatakan : ( tidak ada ijma' ) , maka dituntut untuk mendatangkan bukti yang meniadakan ijma' yang kami sebutkan ."
Kami sebutkan sedikit perkara yang menunjukkan kepada hal tersebut .

Dan kami jelaskan bahwa tidak pernah diketahui pada umat ini ada ulama sebelum Al amiir Ash shon'aniy yang mengatakan bahwa menambah ( raka'at sholat tarawih ) lebih dari sebelas roka'at adalah bid'ah .

Adapun penisbahan hal tersebut kepada Imam Malik maka ini salah .

Yang ditunjukkan oleh perkataan - perkataannya Imam Malik dan yang dinukil darinya oleh pengikut - pengikutnya adalah bahwa adanya keluasan pada jumlah raka'at sholat tarawih .

Bahkan Imam Malik menyukai untuk menambah ( bilangan roka'at sholat tarawih ) lebih dari sebelas roka'at .

Adapun penisbahan hal tersebut kepada Ibnul 'Arobiy Al malikiy maka juga tidak benar , karena beliau di banyak perkataannya menyatakan bahwa jumlah raka'at sholat tarawih dan sholat malam *tidak ada batasannya*.

Dengan ini jelaslah bagi kita bahwa perkara ini luas .

Dan bahwa ijtihadnya seorang ulama di zaman ini ( tentang bid'ahnya tambahan lebih dari sebelas raka'at ) maka ijtihad ini tidak sesuai dengan kebenaran ,

akan tetapi beliau rahimahulloh mendapatkan pahala karena semangatnya di dalam sunnah dan karena semangatnya di dalam menetapkan apa yang beliau yakini itu adalah sunnah .
Semoga Alloh merahmati beliau dengan rahmat yang luas dan semoga Alloh membalas beliau dengan sebaik - baik balasan dari umat Muhammad shollallohu alaihi wa sallam .

Disalin dari pelajaran beliau حفظه الله

Diterjemahkan oleh:
Al ustaadz Abu Suhail 'Abbaas aljogjawiy حفظه الله

Telegram.me/salafycurup

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi