Tidaklah Setiap Orang yang Naik Mimbar, Menyampaikan Wejangan dan Ceramah, Dianggap Sebagai 'Alim Tempat Rujukan

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Tidaklah Setiap Orang yang Naik Mimbar, Menyampaikan Wejangan dan Ceramah, Dianggap Sebagai 'Alim Tempat Rujukan
<Asy Syaikh Abdussalam bin Barjas rahimahullah mengatakan :

"Di zaman ini barometer kebanyakan orang telah error di dalam memandang siapa sejatinya para ulama. Sehingga mereka menganggap setiap orang yang memberikan wejangan nan memukau, menyampaikan ceramah-ceramah yang mempesona atau berkhutbah Jum'at berapi-api dianggap sebagai seorang alim yang pantas dijadikan rujukan dalam hal fatwa dan bisa di ambil ilmunya. Ini merupakan musibah yang menyakitkan, praktek yang hina, akan berterbangan kejahatannya dan akan merata marabahayanya.

Karena ia sebagai bentuk penyandaran ilmu bukan pada ahlinya. Apabila suatu perkara di serahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kebinasaannya."

'Awaiqut Thalab : 33


┉┉✽̶»̶̥»✽̶┉┉


ليس كل من صعد المنبر ، أو ألقى موعظة، أو محاضرة ، عالما يُرجع إليه

قال الشيخ عبد السلام بن برجس رحـمہ الله تعالـــﮯ :

في هذا الزمان اختل معيار كثير من العامة في تقييم العلماء، فجعلوا كل من وعظ موعظة بليغة، أو ألقى محاضرات هادفة، أو خطب الجمعة مرتجلا عالما يرجع إليه في اﻹفتاء، ويؤخذ العلم عنه، وهذه رزية مؤلمة ، وظاهرة مزرية ، تطاير شررها ، وعم ضررها ،

إذ هي من إسناد العلم إلى غير أهله ، وإذا وسد اﻷمر إلى غير أهله فانتظر الساعة.

عوائق الطلب 33

Al-Ustadz Zuhair Syarif hafizhahullah || Salafy Sumatera

Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi