Pahamilah Perbedaan Celaan Dan Bantahan Ilmiyah Agar Engkau Bisa Berbuat Adil

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Pahamilah Perbedaan Celaan Dan Bantahan Ilmiyah Agar Engkau Bisa Berbuat Adil
<Syaikh Fawwaz bin Ali al Madkhali hafizhahullahu Ta'ala:

"Kemudian masalah lainnya tentang adanya seseorang yang menyanggah/membantah dengan ilmu, dalil-dalil, dan adab maka yang seperti ini bukanlah tergolong celaan karena: setiap orang boleh diterima dan ditolak pendapatnya (kecuali penghuni kubur ini yaitu Rasulullah صلى الله عليه وسلم). Ini adalah perkataan salaf.

Sehingga masing-masing diri kita mesti memahami dan mengetahui,

perbedaan antara celaan dan sanggahan ilmiah:

celaan~yaitu orang yang mencela saudaranya (ikhwan) seperti dengan mengatakan sungguh

-mereka itu sho'aafiqooh (orang yang tidak berilmu). Ini tentunya celaan,
-dia pendusta,
-dia pezina,
-dia... dia...

Inilah celaan.

Akan tetapi orang yang menyanggah celaan ini dengan adab, maka hal ini dinamakan bantahan ilmiyah.

Jadi, engkau---wahai saudaraku yang mulia---harus bisa membedakan antara dua hal yang berbeda. Allah Ta'ala berfirman:

{وَلَا يَسْتَخِفَّنَّكَ الَّذِينَ لَا يُوقِنُونَ}

"Dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu.(QS. Ar Ruum:60)

http://t.me/ukhwh

*قال الشيخ فواز بن علي المدخلي حفظه الله تعالى:*

*ثم هناك مسألة أخرى؛ وهو أن الذي يرد بعلم، وبأدلة، وبأدب، فهذا ليس طعنا، «ما منا إلا راد ومردود عليه»؛ هذا كلام السلف، فلا بد أن نوطن أنفسنا، ونعرف الفرق بين الطعن وبين الرد العلمي؛ الطعن: هو الذي يطعن في إخوانه، ويقول: بأنهم صعافقة؛ هذا طعن، وأنه كذاب، وأنه عاهر، وأنه وأنه ... هذا طعن، لكن الذي يرد على هذا الطعن بأدب؛ هذا يسمى: ردا علميا، فلا بد أن تفرق يا أخي العزيز بين الأمرين، {وَلَا يَسْتَخِفَّنَّكَ الَّذِينَ لَا يُوقِنُونَ} [سورة الروم:٦٠]*

رابط ملف الصوت المباشر:
https://a.top4top.net/m_794wmbxz1.mp3

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim