Menunggu Antrian di Klinik Sementara Waktu Shalat Telah Masuk

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Menunggu Antrian di Klinik Sementara Waktu Shalat Telah Masuk
<Pertanyaan penting yang ditanyakan kepada Asy Syaikh Al 'Allaamah Ibnu 'Utsaimin yang menarik bagi masyarakat umum sebagaimana pada Liqaa Al Baab Al Maftuh kaset 170

Pertanyaan :

Apabila seseorang sedang menunggu giliran di sebuah klinik atau kontrol kesehatan sementara shalat mulai ditegakkan, dan klinik tidak ditutup selama shalat. Dia menunggu gilirannya misalnya gilirannya sejam atau setengah jam. Dan apabila dia pergi shalat maka gilirannya akan terlewatkan.. apakah hukum hal tersebut?

Jawaban :

“Tidak apa-apa. Orang ini termasuk yang diberi udzur untuk meninggalkan shalat berjama’ah. Orang yang menunggu giliran antriannya ini, sebagaimana yang engkau katakan, diberi udzur untuk meninggalkan shalat berjama’ah.

Sebab apabila dia pergi shalat maka dia :

√ Pertama, dia akan shalat sambil tersibukkan, pikirannya tersibukkan (terganggu)... bukankah demikian?

√ Kedua, bahwasanya dia akan menemui mudharat, dan barangkali dia datang (ke klinik) menempuh jarak yang cukup jauh. Oleh karena itu, dia diberi udzur untuk meninggalkan shalat berjama’ah.

Dan apabila seseorang telah disajikan makan siang atau makan malam untuknya, maka kita katakan kepadanya: Duduklah, makanlah engkau dengan nyaman dan tenang, walaupun engkau akan terlewatkan shalat (berjama’ah).

Dahulu Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma sedang makan malam di rumahnya, padahal dia mendengar imam shalat sedang membaca Al-Qur’an. Padahal Abdullah bin Umar termasuk sahabat Nabi yang paling wara' dan paling berpegang pada sunnah Nabi, namun beliau tetap makan malam dalam keadaan imam telah melaksanakan shalat, sebagai pengamalan terhadap ucapan Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam :

لا صلاة بحضرة طعام ولا وهو يدافعه الأخبثان

"Tidak boleh melakukan shalat ketika makanan telah dihidangkan, begitu pula tidak boleh melakukan shalat bagi yang menahan dua hadats (kencing atau buang air besar).”

┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉

سؤال مهم سُئل به الشيخ العلامة ابن عثيمين يهم عامة الناس كما في لقاء الباب المفتوح شريط [170]

• السؤال :
إذا كان الشخص ينتظر دورا في مستوصف أو مراجعة وأقيمت الصلاة ، والمستوصف لا يغلق أثناء الصلاة ، وهو ينتظر دوره ، مثلا له ساعة أو نصف ساعة ن وإذا ذهب إلى الصلاة فات عليه الدور .. فما الحكم ؟

• الجواب : 
[[ لا بأس ، هذا يُعذر بترك الجماعة ، هذا الذي ينتظر دوره كما قلت ، يُعذر بترك الجماعة لأنه إذا ذهب يصلي فهو

أولا : سيصلي وهو مشغول ، فكره مشغول .. أليس كذلك ؟

ثانيا : أنه يلحقه ضرر ، وربما يكون جاء من مسافة بعيدة ، فهنا يُعذر بترك الجماعة ،

وإذا كان الإنسان إذا قُدم عشاه أو غداه ، قلنا له : اجلس تغد وتعش براحة وطمأنينة ولو فاتتك الصلاة ،

وكان ابن عمر - رضي الله عنهما - يتعشى في بيته وهو يسمع قراءة الإمام ، مع أن عبد الله بن عمر من أشد الناس ورعا ، والتزاما بالسنة ، ومع ذلك يتعشى والإمام يصلي امتثالا لقول الرسول صلى الله عليه وسلم :

[ لا صلاة بحضرة طعام ، ولا وهو يدافعه الأخبثان ] . ]]

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=69783

Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim