Mengikhlaskan Niat Dalam Menuntut Ilmu

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Mengikhlaskan Niat Dalam Menuntut Ilmu
<Berkata Asy-Syaikh Al-Allamah Rabi' bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah :

"Aku memperingatkan kalian, wahai ikhwah, dari memasukan
niatan-niatan duniawi,
kedudukannya,
kemuliaannya,
dan kekuasaannya ke dalam perkara belajar dan menuntut ilmu (agama). Karena sesungguhnya ilmu adalah ibadah, (dan bahkan) termasuk ibadah yang paling utama.

Bahkan, tidaklah tegak agama Allah,
tidaklah tegak ibadah-ibadah,
tidaklah tegak jihad,
dan tidaklah tegak kehidupan
kecuali dengan ilmu ini (ilmu agama).

Tetapi justru wajib bagi kita untuk mengikhlaskan niat di dalam ibadah ini (menuntut ilmu agama).

(( مَن طَلَبَ عِلمًا مِمَّا يُرَادُ بِهِ وَجهُ اللَّهِ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مَنَ الدُّنْيَا لَم يَرح رَائِحَةَ الجَنَّةِ ))

((Barangsiapa yang menuntut sebuah ilmu, yang (ilmu tersebut) termasuk diantara perkara yang seharusnya untuk mendapatkan (kemuliaan melihat) wajah Allah, (akan tetapi tujuan dia adalah) untuk mendapatkan suatu bagian yang termasuk dari unsur dunia, maka dia tidak akan mencium harumnya surga)).
[Dikeluarkan oleh Abu Dawud (3664) dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu dan dishahihkan oleh Al-Albani di dalam shahihul Jami' (6159)]

Marhaban ya thalibal 'ilmi (hal.53)


┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉


قـال الشيـخ العـلامة ربيـع بن هـادي المدخلـي -حفظـه اللَّه تعالـى-:

أحذركم أيهـا الإخوة أن تُدخلوا
نيَّـات الدنيا ومنـاصبها
وجـاهها
وسلطـانها
فـي قضية التعلم وطلب العلم، فإن العلم عبـادة من أفضل العبـادات،

بل لا يقوم دين اللَّه،
ولا تقوم العبـادات ولا يقوم الجهـاد،
ولا تقوم الحيـاة إلَّا بهذا العلم،

ولكن علينا أن نخلص فـي هذه العبـادة،

(( مَن طَلَبَ عِلمًا مِمَّا يُرَادُ بِهِ وَجهُ اللَّهِ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مَنَ الدُّنْيَا لَم يَرح رَائِحَةَ الجَنَّةِ ))
[أخرجه أبو داود (٣٦٦٤) من حديث أبي هريرة -رضي الله عنه-، وصححه الألباني في صحيح الجامع (٦١٥٩)].

مرحبًا يا طالب العلم (صـ ٥٣)


()
Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim