Meminta Dalil Pada Setiap Permasalahan

artikel, fatwa, faidah, dan tanya jawab kajian islam Meminta Dalil Pada Setiap Permasalahan
<Berkata asy-Syaikh al-Allamah Raihanatul Yaman Muqbil al-Wadi'i rahimahullah :

"Dulu salafush shalih kita, mereka melakukan perjalanan untuk mencari dalil.

Dan jika engkau bertanya selayaknya engkau meminta dalil.

Perbedaan antara kalian, wahai Ahlus Sunnah, dan ahlul bid'ah bahwasanya kalian meminta dalil pada setiap permasalahan. Sampai-sampai seandainya orang yang ditanya tidak sanggup menunjukkan dalil maka dia akan berkata : "Aku tidak sanggup, aku tidak punya dalil". Inilah yang wajib, yaitu engkau meminta dalil."

[Al-Fawakih Al-Janniyyah fil Khithab wal Muhadharat as-Sanniyyah hal.39]


┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉


قال الشيخ العلامة ريحانة اليمن مقبل الوادعي رحمه الله :

كان سلفنا الصالح ، يَرحلُون ويَطلبُون الدليل

وإذا سَألتَ يَنبغي أن تَطلُبَ الدليل

الفرقُ بينكم يا أهل السنة وبين المبتدعة أنكم تَطلُبون الدليل على كل شيء حتى ولو عجز المسئول يقول : أنا عجزت أنا ما عندي دليل هذا هو الواجب أن تطلب الدليل .

[ الفواكه الجنية في الخطب والمحاضرات السنية : ( صــ٣٩ ) ]


Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi