Kaidah Penting Dalam Menjelaskan Kebenaran Kepada Penyelisih Yang Mengaku Bahwasanya Dirinya Diatas Kebenaran

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Kaidah Penting Dalam Menjelaskan Kebenaran Kepada Penyelisih Yang Mengaku Bahwasanya Dirinya Diatas Kebenaran
<Berkata Syaikhul Islam ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam kitab majmu' fatawa :

"Maka sesungguhnya seorang ahlul bid'ah yang membangun madzhabnya di atas pondasi yang rusak,

Ketika engkau sampaikan kepadanya kebenaran yang ada padamu maka sekonyong-konyong dia akan menentangmu, karena di dalam dirinya terdapat syubhat.

Maka selayaknya apabila orang yang diajak dialog tersebut mengaku kebenaran ada padanya, agar mengawali (dialog itu) dengan meruntuhkan kebatilan-kebatilan yang ada pada dia,

Apabila telah patah (kebatilannya) dan dia meminta kebenaran (darimu) maka berikanlah (jelaskan kepadanya),

Dan jika tidak berarti dia masih berkeyakinan dengan keyakinan yang bertentangan dengan kebenaran, belum masuk kebenaran ke dalam hatinya,

Seperti sebuah bingkai (papan tulis) yang di dalamnya telah ditulis sebuah perkataan batil maka engkau hapuslah dahulu perkataan batil itu kemudian tulislah di dalamnya kebenaran."
-Selesai-

Sumber : Majmu' al-Fatawa jilid 17 halaman 159


┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉


من درر ابن تيمية

قاعدة مهمة في بيان الحق للمخالف الذي يدعي أنه على الحق.

قال شيخ الإسلام ابن تيمية -رحمه اللّٰه تعالى- في مجموع الفتاوى :

"...فإن المبتدع الذي بنى مذهبه على أصل فاسد

متى ذكرت له الحق الذي عندك ابتداءً أخذ يعارضك فيه؛ لما قام في نفسه من الشبهة،

فينبغي إذا كان المناظر مدعياً أن الحق معه أن يبدأ بهدم ما عنده،

فإذا انكسر وطلب الحق فأعطه إياه،

وإلا فما دام معتقداً نقيض الحق لم يدخل الحق إلى قلبه،

كاللَّوح الذي كتب فيه كلام باطل امحه أولاً ثم اكتب فيه الحق". انتهى.

المصدر : مجموع الفتاوى ج:(١٧)ص: (١٥٩)


[]
Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi