Hukum Shalat Di Antara Tiang

artikel, fatwa, faidah, dan tanya jawab kajian islam Hukum Shalat Di Antara Tiang
<Al Imam Al Muhaddits Muqbil bin Hadi Al Wadi'i rahimahullah :

Soal :
Bagaimana hukum seseorang yang shalat di antara tiang-tiang dan juga hukum orang yang mengatakan bolehnya hal tersebut dalam keadaan darurat?

Jawaban :
Hukumnya makruh pada shalat jamaah.

Anas bin Malik berkata : Sesungguhnya mereka (para shahabat) dahulu membenci hal tersebut.

Akan tetapi jika mesjid sudah penuh maka tidak mengapa hal ini insya Allah.

Adapun jika seseorang shalat sendirian maka tidak mengapa dia shalat di antara tiang-tiang.

Dan sungguh dahulu para shahabat Nabi bergegas menuju ke tiang-tiang agar mereka shalat menghadapnya. Sama saja apakah langsung menghadapnya ataupun di antara tiang-tiang bagi orang yang shalat sendirian. Dan tidak ada larangan baginya dalam hal ini.

Kitab rujukan : Qom'ul Ma'anid jilid 2 / 576-577


┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉


حكم الصلاة بين السواري ( الأعمدة )

للإمام المحدث مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله

السؤال :
ما حكم الصلاة بين السواري ، وما حكم من يقول بجوازها للضرورة؟

الإجابة :
هي مكروهة في صلاة الجماعة ،

يقول أنس : إنهم كانوا يكرهون ذلك .

لكن إذا ازدحم المسجد فلا بأس إن شاء الله .

وأما الرجل يصلي منفرداً فلا بأس أن يصلي بين السواري ،

وقد كان الصحابة يبتدرون السواري ليصلوا إليها سواء أصلى إليها أو بين السواري للمنفرد ، ولا مانع من هذا .

راجع كتاب : ( قمع المعاند 2 / 576 - 577 )

الفتوى الصوتية :
http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=2967

Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi