Hukum Mengakhirkan Shalat Isya Pada Akhir Waktunya

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Hukum Mengakhirkan Shalat Isya Pada Akhir Waktunya
<Al Imam Al Muhaddits Muqbil bin Hadi Al Wadi'iy rahimahullah :

Soal :
Seorang wanita bertanya : Apa hukum mengakhirkan shalat isya bagi perempuan tanpa adanya alasan yang diperbolehkan oleh syari'at? Dia hanyalah berniat untuk menerapkan sunnah dalam masalah ini. Apakah perbuatan ini termasuk sunnah ataukah yang lebih utama adalah shalat isya pada awal waktunya?

Jawaban :
Adapun shalat isya maka sesungguhnya Nabi -shallallahu alaihi wa sallam- mengakhirkannya pada suatu malam sampai pada sepertiga malam. Kemudian Umar -radhiyallahu anhu- mendatangi beliau dan berkata : Wahai Rasulullah, para wanita dan anak-anak telah tertidur. Maka keluarlah Nabi -shallallahu alaihi wa sallam- menemui mereka dan bersabda : "Sesungguhnya inilah waktu shalat isya yang terbaik, seandainya aku tidak khawatir akan memberatkan ummatku".

Maka apabila wanita tersebut shalat di rumahnya dan dia ingin untuk menerapkan sunnah dengan cara dia mengakhirkan shalat isya sampai pada sepertiga malam, maka ini adalah perkara yang baik, tidak mengapa in syaa Allah.

Dari kaset : As ilah Nisa' Tihamah


┉┉✽̶»̶̥»✽̶┉┉


حكم تأخير صلاة العشاء لآخر وقتها

للإمام المحدث مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله

السؤال :
تقول السائلة : ما حكم تأخير صلاة العشاء للمرأة بدون عذر شرعي ؟ غير أنها تطلب السنة في ذلك ، فهل هذا الفعل سنة أو الأفضل الصلاة على أول وقتها ؟

الإجابة :
أما صلاة العشاء ؛ فإن النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم أخَّرها ذات ليلة إلى قدْر ثلث الليل ، وأتاه عمر وقال: يا رسول الله نام النساء والصبيان ، فخرج النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم وصلى بهم وقال : " إنه لوقتها المختار لولا أن أشق على أمتي " .

فإذا كانت تصلي في بيتها وتطلب السنة وتريد أن تؤخر إلى قدر ثلث الليل ، هذا أمر طيب لا بأس به إن شاء الله .

من شريط : ( أسئلة نساء تهامة ) .

الفتوى الصوتية :
http://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=275

Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi