Hukum Mendatangi Undangan Ahlul Bid'ah

artikel, fatwa, faidah, dan tanya jawab kajian islam Hukum Mendatangi Undangan Ahlul Bid'ah
<Asy Syaikh Abdul Muhsin al-'Abbad hafizhahullah :

Pertanyaan :
Telah datang di dalam hadits : <<Barangsiapa yang mengundangmu maka datangilah>>, apabila yang mengundang dari ahlul bid'ah apakah didatangi undangannya?

Jawab :
Tidak boleh datang ke undangannya apabila (yang mengundang) dari kalangan ahlul bid'ah, atau di acara undangan tersebut ada kebid'ahan atau perkara yang munkar.

Adapun jika dia pergi (mendatanginya) dan memperingatkan dari kebid'ahannya atau mencegah dari bid'ahnya, maka ini boleh dilakukan. Adapun dia pergi (menghadiri undangan) dan makan (tanpa melakukan pengingkaran) dan seakan-akan (di situ) tidak terjadi sesuatupun (kebid'ahan atau kemungkaran), maka ini adalah (perbuatan yang) tidak lurus (benar)."

[Syarh Sunan Abi Dawud (580)]


┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉


حكم إجابة دعوة المبتدع ؟

الشيخ عبدالمحسن العباد - حفظه الله - :

السؤال :
جاء في الحديث : « ومن دعاكم فأجيبوه » فإذا كان الدعي من أهل البدع فهل يجاب إلى دعوته ؟

الجواب :
لا يجاب إلى دعوته إذا كان من أهل البدع، أو يكون في تلك الدعوة بدعة أو فيها أمر منكر،

أما إذا كان سيذهب ويحذر من البدعة أو ينهى عن البدعة فهذا سائغ، أما كونه يذهب ويأكل وكأنه لم يحصل شيء فهذا غير مستقيم.

[شرح سنن أبي داود (580)]


Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi