Hukum Membaca Hadits Nabi Dengan Tartil

artikel, fatwa, faidah, dan tanya jawab kajian islam Hukum Membaca Hadits Nabi Dengan Tartil
<Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Barakallahu Fiikum, pertanyaan kedua pada surat ikhwah dari Yaman, mereka mengatakan dalam pertanyaan kedua, 'bolehkah menggunakan tajwid al Quran seperti untuk membaca hadits Nabi صلى الله عليه وسلم dan yang lainnya?


Jawaban:
Dalam tafsir Firman Allah تعالى:

﴿وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقاً يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَاب﴾

Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab. (Ali Imran:78)

Sebagian ulama belakangan menyebutkan bahwa diantara perbuatan memutar-mutar lidah membaca al kitab adalah seseorang membaca selain al Qur'an di atas sifat bacaan al Qur'an.

Contohnya, kita membaca hadits-hadits Nabi صلى الله عليه وسلم seperti membaca al Qur'an atau membaca perkataan ulama seperti membaca al Qur'an.

Berdasarkan alasan ini, tidak boleh bagi seseorang melagukan ucapan selain al Qur'an di atas sifat yang dengannya dibaca al Qur'an.

Terlebih di kalangan masyarakat umum yang tidak bisa membedakan antara al Qur'an dan selain al Qur'an hanya dengan nada dan bacaan."

Fatawa Nurun 'Ala ad Darb 212

http://t.me/ukhwh


http://binothaimeen.net/content/9509?q2=%D8%A7%D9%84%D8%AA%D8%AC%D9%88%D9%8A%D8%AF

حكم قراءة الأحاديث النبوية بالترتيل

اسم السلسلة: 

فتاوى نور على الدرب

الشريط رقم [212]


السؤال :

بارك الله فيكم السؤال الثاني في رسالة الإخوة من اليمن يقولون في السؤال الثاني: هل يجوز استخدام التجويد في اللغة؛ أي من القرآن؛ كقراءة أحاديث النبي صلى الله عليه وسلم وغيرها؟

الجواب:


الشيخ: في تفسير قوله تعالى: ﴿وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقاً يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَاب﴾، ذكر بعض المتأخرين أن من ذلك أن يتلو الإنسان غير القرآن على صفة تلاوة القرآن؛ مثل أن نقرأ الأحاديث أحاديث النبي صلى الله عليه وسلم كقراءة القرآن، أو يقرأ كلام أهل العلم كقراءة القرآن، وعلى هذا فلا يجوز للإنسان أن يترنم بكلام غير القرآن على صفة ما يقرأ به القرآن، لا سيما عند العامة الذين لا يفرقون بين القرآن وغيره إلا بالنغمات والتلاوة.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi