Diantara Sebab Terbesar Menolak Kebenaran

tafsir al quran, hadits, fatwa ulama, artikel, faidah, kata mutiara dan hikmah, serta tanya jawab kajian islam Diantara Sebab Terbesar Menolak Kebenaran
<Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

“Diantara sebab terbesar (menolak untuk menerima kebenaran) adalah penyakit hasad yang sesungguhnya ini merupakan penyakit terselubung dalam jiwa (seseorang).

Ketika orang yang hasad melihat ada orang yang lebih di atasnya dan diberikan sesuatu yang dia tidak diberi yang semisalnya, maka perasaan dengki tidak akan melepaskan dia sehingga dia tunduk dan menjadi pengikutnya.

Bukankah yang mencegah Iblis untuk sujud kepada Adam alaihissalam tidak lain adalah penyakit hasad ketika melihat (Adam alaihissalam) lebih diutamakan (darinya) dan diangkat (kedudukannya) di atas dia? Tersekatlah air liurnya dan dia lebih memilih kekafiran daripada keimanan setelah (enggan sujud) bersama para malaikat.

Penyakit ini pula yang mencegah Yahudi untuk beriman kepada ‘Isa bin Maryam, padahal mereka mengetahui dengan seyakin-yakinnya yang tidak ada keraguan padanya bahwa dia adalah Rasulullah (utusan Allah shallallahu alaihi wasallam) yang datang dengan penjelasan dan petunjuk. Lalu perasaan hasadlah yang menyebabkan mereka lebih memilih kekufuran daripada keimanan dan mereka sepakat di atas (kekufuran mereka).

Padahal di antara mereka ada yang ahli ibadah, ulama, para ahli zuhud, para penegak hukum dan para pemimpin yang membawa hukum Taurat, bukan dengan syariat yang menyelisihi (Taurat) dan tidak memerangi mereka.

Hanya saja (beliau) membawa sebagian (syariat) yaitu menghalalkan apa yang diharamkan atas mereka dalam rangka meringankan beban, rahmat-Nya dan kebaikan (dari Allah) serta untuk menyempurnakan syariat Taurat.

Namun dengan ini mereka justru lebih memilih kekufuran daripada iman, maka terlebih-lebih lagi keadaan mereka (dalam menyikapi) seorang nabi yang datang dengan syariat tersendiri yang menghapus seluruh syariat (sebelumnya)?”

Hidayatul Hayara fi Ajwibatil Yahudi wan Nashara, hal. 15

•┈┈••••❁❁••••┈┈•

قال شيخ الإسلام إبن القيم رحمه اللّٰه :

ومن أعظم هذه الأسباب (المانعة من قبول الحق) : الحسد، فانه جاء كامن في النفس،

ويرى الحاسد المحسود قد فضل عليه واوتي ما لم يؤت نظيره فلا يدعه الحسد أن ينقاد له ويكون من أتباعه.

وهل منع إبليس من السجود لآدم إلا الحسد ؟! فانه لما رآه قد فضل عليه ورفع غص بريقه واختار الكفر على الإيمان بعد إن كان بين الملائكة.

وهذا الداء هو الذي منع اليهود من الإيمان بعيسى ابن مريم وقد علِموا علماً لا شك فيه أنه رسول الله جاء بالبينات والهدى فحملهم الحسد على ان اختاروا الكفر على الإيمان وأطبقوا عليه،

وهم أمة فيهم الأحبار والعلماء والزهاد والقضاة والملوك والأمراء.هذا وقد جاء المسيح بحكم التوراة ولم يأت بشريعة يخالفهم ولم يقاتلهم،

وإنما أتى بتحليل بعض ما حرم عليهم تخفيفاً ورحمةً وإحساناً ، وجاء مكملاً لشريعة التوراة،

ومع هذا فاختاروا كلهم الكفر على الإيمان ، فكيف يكون حالهم مع نبي جاء بشريعةٍ مستقلةٍ ناسخةٍ لجميع الشرائع

هداية الحيارى في اجوبة اليهود والنصارى ص ١٥

Majmu'ah Hikmah Salafiyyah || https://t.me/hikmahsalafiyyah

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi