Bolehkah Seorang Wanita Mengucapkan Dzikir Untuk Mewakili Anaknya

artikel, fatwa, faidah, dan tanya jawab kajian islam Bolehkah Seorang Wanita Mengucapkan Dzikir Untuk Mewakili Anaknya
<Fatwa Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah

Pertanyaan:
Bolehkah seorang wanita mengucapkan dzikir yang disyariatkan untuk bayi yang masih disusui seperti mengucapkan bismillah ketika melepas baju atau menyuapinya atau membaringkannya di atas tempat tidurnya, lalu ketika tidur si wanita membaca di kedua telapak tangannya misalnya قُلْ هُوَ اللّٰهُ أَحَدٌ?

Jawaban:
Tidak boleh. Perbuatan seperti ini berlebih-lebihan dalam agama, sedangkan Rasulullah 'Alaihish Sholatu Wassalam bersabda:

«هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ» قَالَهَا ثَلَاثًا

“Binasalah orang-orang yang melampaui batas.” Beliau bersabda demikian sebanyak tiga kali. (HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud)

Cukuplah seorang muslim itu melakukan perkara yang Allah Ta'ala syariatkan untuknya atau diwajibkan atasnya diantaranya dzikir-dzikir seperti ini terhadap dirinya.

Adapun terhadap selain dirinya, maka tidak boleh dikerjakan, khususnya selain dirinya itu sesuai pernyataannya merupakan bayi yang masih disusui yang bukan mukallaf (tidakdiberi beban syariat).

Sehingga ibu ini tidak boleh membaca wirid-wirid ini dalam rangka mewakili anaknya ini yang bukan mukallaf."

Silsilah al Huda Wannur

http://t.me/ukhwh




هل يجوز للمرأة أن تأتي بالأذكار للطفل؟

للعلامہ المحدث محمد نـــاصر الدين الالبانـﮯ
رحمہ الله تعالــــﮯ :


الســــــــــؤال :
هل يجوز للمرأة أن تأتى بالأذكار المشروعة للطفل الرضيع مثلاً تذكر اسم الله عز وجل لتغير ثيابه مثلاً او أطعامه مثلاً أووضعه على فراشه ينام تقرأفى كفيها قل هو الله أحد مثلا؟؟


الجـــــــــــــواب :
لايجوز، هذا تنطع فى الدين والرسول عليه الصلاة والسلام كان يقول : هلك المتنطعون ، وحسب المسلم أن يقوم بما شرع الله له أو أوجب عليه من مثل هذه الأذكار عن نفسه ، أما عن غيره فلا ، وبخاصة أن هذا الغيرأذا صح التعبير وهو طفل صغير غير مكلف ولذلك فلا يجوز لهذه الأم أن تقرأ هذه الأوراد نيابة عن طفلها غير المكلف.

سلسلة الهدى والنور الشريط

T.me/alaalbani


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi