Shahih Al-Bukhari hadits nomor 5275, 5276, dan 5277

٥٢٧٥ - وَعَنۡ أَيُّوبَ بۡنِ أَبِي تَمِيمَةَ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ: جَاءَتۡ امۡرَأَةُ ثَابِتِ بۡنِ قَيۡسٍ إِلَى رَسُولِ اللهِ ﷺ فَقَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي لَا أَعۡتُبُ عَلَى ثَابِتٍ فِي دِينٍ وَلَا خُلُقٍ، وَلَٰكِنِّي لَا أُطِيقُهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (فَتَرُدِّينَ عَلَيۡهِ حَدِيقَتَهُ؟) قَالَتۡ: نَعَمۡ [طرفه في: ٥٢٧٣].
5275. Dan dari Ayyub bin Abu Tamimah, dari ‘Ikrimah, dari Ibnu ‘Abbas, bahwa beliau mengatakan: Istri Tsabit bin Qais datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku tidak mencela Tsabit dalam hal agama, tidak pula dalam hal akhlak. Akan tetapi aku tidak mampu hidup bersamanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Engkau bisa mengembalikan kebunnya kepadanya?” Wanita itu menjawab, “Bisa.”
٥٢٧٦ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡمُبَارَكِ الۡمُخَرِّمِيُّ: حَدَّثَنَا قُرَادٌ أَبُو نُوحٍ: حَدَّثَنَا جَرِيرُ بۡنُ حَازِمٍ، عَنۡ أَيُّوبَ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: جَاءَتِ امۡرَأَةُ ثَابِتِ بۡنِ قَيۡسِ بۡنِ شَمَّاسٍ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا أَنۡقِمُ عَلَى ثَابِتٍ فِي دِينٍ وَلَا خُلُقٍ، إِلَّا أَنِّي أَخَافُ الۡكُفۡرَ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (تَرُدِّينَ عَلَيۡهِ حَدِيقَتَهُ؟) فَقَالَتۡ: نَعَمۡ، فَرَدَّتۡ عَلَيۡهِ، وَأَمَرَهُ فَفَارَقَهَا. [طرفه في: ٥٢٧٣].
5276. Muhammad bin ‘Abdullah bin Al-Mubarak Al-Mukharrimi telah menceritakan kepada kami: Qurad Abu Nuh menceritakan kepada kami: Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami dari Ayyub, dari ‘Ikrimah, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Beliau mengatakan: Istri Tsabit bin Qais bin Syammas datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya berkata: Wahai Rasulullah, aku tidak mencela Tsabit dalam hal agama, tidak pula dalam hal akhlak. Hanya saja aku mengkhawatirkan kekufuran. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Engkau bisa mengembalikan kebunnya kepadanya?” Istri Tsabit menjawab, “Iya.” Dia pun mengembalikannya kepada Tsabit dan Nabi memerintahkan Tsabit untuk menceraikannya.
٥٢٧٧ - حَدَّثَنَا سُلَيۡمَانُ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنۡ أَيُّوبَ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ: أَنَّ جَمِيلَةَ، فَذَكَرَ الۡحَدِيثَ. [طرفه في: ٥٢٧٣].
5277. Sulaiman telah menceritakan kepada kami: Hammad menceritakan kepada kami dari Ayyub, dari ‘Ikrimah: Bahwa Jamilah, lalu beliau menyebutkan hadis itu.


dari ismailibnuisa.blogspot.com

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi