Hukum Bersafar Dengan Tujuan Shalat Jumat

HUKUM BERSAFAR DENGAN TUJUAN SHALAT JUMAT
Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah ditanya:
Bolehkah seorang yang muqim (tidak bersafar) bepergian untuk shalat Jum'at di daerah yang lain?
Beliau menjawab dengan perkataannya: Apabila tujuan safarnya itu untuk mengagungkan tempat itu, maka haram. Karena tidak boleh bepergian kecuali ke tiga masjid.
Adapun jika tujuan safarnya untuk mendapatkan manfaat dari khutbah seorang khatib, dikarenakan  khutbahnya berfaedah, maka tidak mengapa. Sebab ini safar (bepergian)  untuk menuntut ilmu dan bukan safar untuk mengagungkan masjid.
Berdasarkan ini, sekiranya khatib ini pindah ke daerah  lain, maka dia mengikutinya.
Majmu' Fatawa Wa Rasail al 'Utsaimin 16/52
http://t.me/ukhwh
(15/12/2017)
 السفر من أجل صلاة الجمعة
سئل فضيلة الشيخ الشيخ محمد بن صالح العثيمين - رحمه الله تعالى -: هل يجوز للمقيم أن يسافر ويصلي الجمعة في بلد آخر؟
فأجاب بقوله: إن كان قصده تعظيم المكان فهو حرام؛ لأنه لا تشد الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد.
أما إذا كان قصده الانتفاع بخطبة الخطيب؛ لأنها خطبة مفيدة فلا بأس. فهذا سافر للعلم، ولم يسافر للمسجد. ولهذا لو انتقل هذا الخطيب إلى بلد آخر تبعه.
مجموع فتاوى ورسائل العثيمين (16/52)

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi