Berapa Jumlah Maksimal Shalat Sunnah Rawatib Jum'at

BERAPA JUMLAH MAKSIMAL SHALAT SUNNAH RAWATIB JUM"AT
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah berkata:
"Adapun Shalat Jum'at tidak memiliki Shalat Sunnah Rawatib sebelumnya, namun seorang mukmin hendaknya mengerjakan shalat yang mudah baginya, baik empat rakaat, enam rakaat, delapan rakaat, atau lebih dari ini berdasarkan Sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:
مَنِ اغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَصَلَّى مَا قُدِرَ لَهُ
“Barangsiapa mandi kemudian mendatangi Jum’atan, lalu shalat (sunnah) yang ditakdirkan (dimudahkan) Allah Subhanahu wata’ala baginya.” (Shahih Muslim, Kitabul Jum’ah)
Dalam hadits ini Nabi صلى الله عليه وسلم tidak membatasi jumlah rakaatnya. Ini menunjukkan bahwa Shalat Rawatib Jum'at tidak memiliki batasan tertentu akan tetapi hendaknya dia shalat sesuai yang dimudahkan baginya, baik 2 rakaat, 4 rakaat, atau 8 rakaat. Hanya saja yang sunnah dia salam setiap dua rakaat. Berdasarkan sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:
صَلَاةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنَى مَثْنَى
(رواه ابو داود)
“Sholat malam dan siang, dua (rakaat) dua (rakaat)."
[HR an-Nasâ`i, dalam kitab Qiyâmul-Lail wa Tathawu’ an-Nahar, Bab: Kaifa Shalatul-Lail, 3/227. Ibnu Majah dalam kitab Iqâmat ash-Shalat was-Sunnah fî ha, Bab: Mâ Jâ fî Shalatul-Lail wan-Nahâr Matsna-Matsna, no. 1322. Dishahîhkan Syaikh al-Albâni dalam Shahîh Ibnu Majah, 1/221]
Demikianlah riwayat yang disebutkan dalam kitab sunan: صَلَاةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ (sholat malam dan siang). Tambahan lafadh النَّهَارِ (siang) adalah riwayat jayyid yang tidak mengapa.
Riwayat ini menunjukkan sunnahnya shalat sunnah di siang hari dikerjakan dua rakat dua rakaat seperti di malam hari."
Fatawa Nurun 'Ala ad Darb Ibnu Baz 10/312
http://t.me/ukhwh
22/12/2017
وأما الجمعة فليس لها راتبة قبلها، لكن يصلي المؤمن ما تيسر أربعا أو ستا أو ثمانيا أو أكثر لقوله - صلى الله عليه وسلم -: «من اغتسل ثم أتى الجمعة فصلى ما قدر له » ولم يحدد - صلى الله عليه وسلم - دل ذلك على أنه ليس لهذا حد محدود بل يصلي ما قدر الله له: ركعتين، أو أربع ركعات، أو ست ركعات، أو ثماني ركعات، لكن السنة أن يسلم من كل اثنتين؛ لقوله - صلى الله عليه وسلم -: «صلاة الليل والنهار مثنى مثنى » هكذا جاء في الرواية في السنن «صلاة الليل والنهار » زيادة النهار وهي رواية جيدة لا بأس بها تدل على استحباب الصلاة النهارية ثنتين ثنتين كالليل.
فتاوى نور على الدرب ابن باز(10/312)

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim