Shufiyyah Bukan Ahlussunnah Wal Jamaah

️SHUFIYYAH BUKAN AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH
〰Asy Syaikh Al Allamah Rabi' Bin Hadi Al Madkhaly hafizhahullah berkata :
"إن مذهب أهل السنة والجماعة مذهب واحد فقط لا مذاهب ، فأهل السنة والجماعة
يقال لهم : أهل السنة والجماعة
ويقال لهم : أهل الحديث
ويقال لهم : السلفيون أو اتباع منهج السلف
ولا يدخل فيهم الصوفية لا سابقا ولا لاحقا.
وقد حمل أئمة الإسلام حديث الطائفة المنصورة وحديث الفرقة الناجية على أهل الحديث وعلمائهم لا على الصوفية ولا على غيرها
لا سيما بعد تشعب الصوفية إلى فرق كثيرة جدا كلها قائمة على عقائد ضالة ومناهج خرافية تصادم الكتاب والسنة وما عليه أهل السنة والجماعة
ومن عقائدها :
الحلول ، ووحدة الوجود ، وتقديس الأولياء ، واعتقاد أنهم يعلمون الغيب ويتصرفون في الكون ، وأن فيهم أقطابا وأوتادا
ويدعون هؤلاء ويستغيثون بهم في الشدائد من دون الله ، وأفضلهم من يقرر هذه الأمور الخطيرة ولا ينكرها
والخصومة بينهم وبين أهل السنة قديمة ومستمرة إلى يومنا هذا فكيف يقال : إنهم من أهل السنة والجماعة؟! .
"Sesungguhnya madzhab Ahlussunnah Wal Jamaah hanya satu madzhab saja, mereka disebut Ahlussunnah Wal Jamaah dan mereka juga disebut Ahlul Hadits dan disebut pula Salafiyyun atau pengikut manhaj salaf.
Dan tidak masuk di dalamnya Shufiyyah baik  terdahulu maupun belakangan.
Dan sungguh para ulama (aimmah) islam menafsirkan hadits Thaifah Al Manshurah dan hadits Firqatun Najiyah dengan makna Ahlul Hadits dan para ulama mereka bukan dimaknakan dengan makna Shufiyyah dan bukan pula selainnya.
Terlebih lagi setelah Shufiyyah bercabang menjadi kelompok-kelompok yang banyak sekali yang semuanya berdiri di atas keyakinan-keyakinan yang sesat dan manhaj-manhaj khurafat yang bertentangan dengan Al Kitab dan As Sunnah dan apa yang dipegangi oleh Ahlussunnah Wal Jamaah.
Dan diantara aqidah-aqidah mereka adalah : Al Hulul, Wihdatul Wujud, pengkultusan terhadap para wali, dan meyakini bahwa mereka mengetahui perkara ghaib dan mengatur alam semesta serta meyakini bahwa diantara mereka ada para wali aqthab dan awtad.
Dan mereka berdoa kepada para wali tersebut, beristighatsah kepada mereka ketika kondisi susah, dan yang paling utama diantara mereka adalah yang menyetujui perkara-perkara yang berbahaya ini dan tidak mengingkarinya.
Dan permusuhan antara mereka dengan Ahlussunnah sudah lama dan terus berlangsung hingga hari ini lantas bagaimana bisa mereka dikatakan bahwa mereka termasuk Ahlussunnah Wal Jamaah ?!".
Sumber : Tanbihud Duktur Al Qary hal. 2
telegram.me/dinulqoyyim
(25/11/2017)

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi