Keshahihan Hadits: Sesungguhnya Malaikat Tidak Masuk Rumah Yang Di Dalamnya Ada Orang Yang Junub

KESHAHIHAN HADITS: "SESUNGGUHNYA MALAIKAT TIDAK MASUK RUMAH YANG DI DALAMNYA ADA ORANG YANG JUNUB" (HR. AN NASA'I)
Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Syaikh! Saya mendengar hadits bahwa rumah yang di dalamnya ada orang yang junub, tidak dimasuki malaikat. Bagaimana keshahihan hadits ini?
Jawaban:
Hadits ini shahih. Sesungguhnya malaikat tidak memasuki rumah yang di dalamnya ada orang yang junub.
Namun sepantasnya seseorang ketika dalam kondisi junub bersegera mandi, terutama di saat tidur.
Karena Rasulullah صلى الله عليه وسلم ketika ditanya:
أَيَرْقُدُ أَحَدُنَا وَهْوَ جُنُبٌ قَالَ « نَعَمْ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرْقُدْ وَهُوَ جُنُبٌ »
“Apakah salah seorang di antara kami boleh tidur sedangan ia dalam keadaan junub?” Beliau menjawab, “Iya, jika salah seorang di antara kalian junub, hendaklah ia berwudhu lalu tidur.” (HR. Bukhari no. 287 dan Muslim no. 306).
Liqa' al Bab al Maftuh 128
http://t.me/ukhwh
17/10/2017
 صحة حديث: (إن الملائكة لا تدخل بيتاً فيه جنب)
السؤال: فضيلة الشيخ! هناك حديث سمعتُه من أن البيت الذي فيه جُنُب لا تدخله الملائكة، فما صحة الحديث؟الجواب: هذا صحيح، إنَّ الملائكة لا تدخل بيتاً فيه جُنُب؛ لكن ينبغي للإنسان إذا كان على جنابة، أن يبادر بالغسل، ولاسيما عند النوم؛ فإنَّ الرسول عليه الصلاة والسلام سُئِل: أيرقد أحدنا وهو جنب قال: (نعم، إذا توضأ فليرقد). 

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi