Keshahihan Hadits : Doa Itu Intinya Ibadah

KESHAHIHAN HADITS:
الدُّعاءُ مُخُّ العبادة
Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah
Pertanyaan:
Diriwayatkan hadits:
الدُّعاءُ مُخُّ العبادة
"Doa itu intinya ibadah."
dan
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
"Doa itu adalah ibadah."
(HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan selainnya, dishahihkan Al-Albani )
Apakah doa itu dilakukan setiap waktu atau setelah ibadah shalat?
Jawaban:
Yang shahih adalah hadits:
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
Adapun hadits:
الدُّعاءُ مُخُّ العبادة
Ada pembicaraan tentang keshahihan hadits ini wallahu a'lam.
Bagaimanapun juga doa itu jenis ibadah yang paling agung dan setiap ibadah tidak terbatas pada doa.
Namun doa itu sendiri adalah jenis ibadah, hanya saja doa itu ibadah yang paling besar dan paling agung.
http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/16229
http://t.me/ukhwh
15/10/2017
السؤال:
ورد حديث الدعاء مخ العبادة و«الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ» هل يكون الدعاء في كل وقت أو بعد عبادة الصلاة؟
الجواب:
الصحيح حديث؛ « الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ»، أما الدعاء هو مخ العبادة فهذا فيه مقال والله أعلم، على كل حال الدعاء هو أعظم أنواع العبادة وليس كل العبادة محصورة في الدعاء، وإنما الدعاء نوعٌ منها لكنه أكبرها وأعظمها

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim