Silsilah Adab Seorang Isteri Terhadap Suaminya

مجموعــة طريق السلف, [12.09.17 11:01]
🌹🌴 Silsilah Adab Seorang Isteri Terhadap Suaminya

1: Muhammad bin Ali al-Hashkafi dari ulama madzhab Hanafi berkata, “Dan dimakruhkan seorang anak memanggil bapaknya dengan menyebut namanya, demikian pula seorang isteri (makruh) memanggil suaminya dengan namanya.” (Addur al-Mukhtar 6/418)

2 : Ibnu Abidin berkata, “Kerana yang seharusnya mereka gunakan panggilan dengan kalimat yang mengandung penghormatan, seperti "Sayyidi" (Tuanku/Pemimpinku) atau yang semakna dengan itu, hal itu kerana besarnya hak mereka (orang tua dan suami) dan sekaligus dalam rangka beradab kepada yang diatasnya.” (Hasyiah Ibnu Abidin 6/418)

3 : Ummu Darda Juhaymah/Hujaymah bintu Hayy jika beliau meriwayatkan hadits dari suaminya Abu Darda, beliau katakan, “Tuanku/Pemimpinku telah menyampaikan padaku...”

☝🏼️An-Nawawi berkata, “Perkataan Ummu Darda "Tuanku/Pemimpinku" ini menunjukkan bolehnya seorang isteri memanggil suaminya dengan panggilan "Tuanku/Pemimpinku", demikian pula penghormatan kepadanya.” (Syarh Sahih Muslim 17/50)

☝🏼️Dan Ummu Darda ini yang digelari Ummu Darda as-Sughro yang tumbuh besar dididik oleh Abu Darda. Semasa kecil beliau menggunakan pakaian burnus dan ikut Abu Darda solat di saf lelaki, bahkan ikut hadir di halaqah qurro untuk belajar Al-Qur'an. (Siyar 4/278)

4 : Isteri Said bin Musayyib berkata, “Kami (para wanita salaf) jika berbicara dengan para suami kami, itu sama seperti kalian berbicara dengan pembesar kalian (pemerintah), "Semoga Allah memberi anda kesolehan, semoga Allah memberi anda afiah".” (Hilyah Awliya 5/198)

☝🏼️Kalimat yang baik adalah sedekah, apalagi terhadap suami. Semoga Allah memberi taufiq kepada isteri-isteri kita untuk bertauladan kepada para wanita salaf.

✍🏼 Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله

📚 ll مجموعة طريق السلف ll  📚
🌐 www.thoriqussalaf.com
🌐 http://telegram.me/thoriqussalaf

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim