Hukum Menulis Wasiat

HUKUM MENULIS WASIAT
Syaikh Shalih bin Fawzan al Fawzan hafizhahullah
Pertanyaan:
Terkait dengan wasiat apakah wajib ditulis ataukah cukup disaksikan?
Jawaban:
Wasiat itu ada 2 jenis:
1.wasiat terhadap hutang yang wajib dia tunaikan, titipan, dan hak-hak yang ada padanya. Ini merupakan hal wajib yang harus ditulis. Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bersabda:
مَا حَقَّ امْرِئ مُسْلِمُ يُبِيتَ لَيلتَيِن إلا وَوَصَيتُهُ مَكْتُوَبَة ٌ عِند رَأسه
“Seorang muslim tidak layak memiliki sesuatu yang harus ia wasiatkan, kemudian ia tidur dua malam, kecuali jika wasiat itu tertulis di sampingnya.”
2.Adapun jenis yang kedua adalah wasiat terhadap hartanya untuk jalan kebaikan, maka ini adalah wasiat yang disunnahkan. Ini adalah wasiat yang sunnah untuk menulisnya. Wasiat seperti ini batasannya sepertiga dari harta kemudian yang lebih kecil darinya Dan ini sudah besar nilainya yang ditunaikan setelah meninggal orangnya.
http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15790
http://t.me/ukhwh
20/09/2017
السؤال:
بالنسبة للوصية هل لا بُدَّ من كتابتها أم يكفي أن يُشهد عليها ؟
الجواب:
الوصية على نوعين: وصية بما يجب عليه من الديون وما عنده من الودائع والحقوق هذه واجبة لا بُدَّ يكتبها.قال: -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- مَا حَقَّ امْرِئ مُسْلِمُ يُبِيتَ لَيلتَيِن إلا وَوَصَيتُهُ مَكْتُوَبَة ٌ عِند رَأسهِ . وأما النوع الثاني : وهو الوصية بشيءٍ من مالهِ على سبيل البر فهذه مستحبة هذه وصية مُسْتَحبة وفيها في حدود الثلث فأقل وهذه فيها غظيم يجري عليه بعد موتهِ

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi