Bolehkah Menggunakan Pengeras Suara (Microphone) Ketika Bertakbir Di Hari Ied? (Bagian 2)

الدين القيم, [01.09.17 10:33]
🎙🕌🌕BOLEHKAH MENGGUNAKAN PENGERAS SUARA (MIKROPHONE) KETIKA BERTAKBIR DI HARI IED ?
(BAG 2)

🔻Asy Syaikh Al Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya : apa pendapatmu tentang orang-orang yang bertakbir di masjid di hari-hari ied melalui pengeras suara dan diikuti oleh manusia yang bertakbir di belakangnya ?

🔺Beliau menjawab :

"Kami memandang bahwa hal ini tidak boleh, dikarenakan para shahabat radhiallahu anhum mereka tidaklah bertakbir sebagaimana mereka bertakbir ketika adzan, mereka tidaklah menuju tempat-tempat yang tinggi untuk bertakbir padanya, namun mereka bertakbir di pasar-pasar mereka, di masjid-masjid mereka, di rumah-rumah mereka dan di kemah-kemah mereka di Mina tanpa menuju tempat yang tinggi untuk bertakbir padanya, maka aku khawatir perbuatan tersebut termasuk sikap tanaththu' (berlebih-lebihan) yang mana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

"هلك المتنطعون، هلك المتنطعون، هلك المتنطعون ".

"Celaka orang-orang yang berlebih-lebihan, celaka orang-orang yang berlebih-lebihan, celaka orang yang berlebih-lebihan".

Sikap tanaththu' bisa membinasakan seseorang wal iyadzu billah, cukuplah bagi kita apa yang apa yang membuat cukup para pendahulu kita (salafush shalih)".

📚Sumber : Liqaatul Baabil Maftuh dan Majmu' Fatawa 16/159.

فلقد سئل شيخنا العلامة ابن عثيمين  ـ رحمه الله تعالى ـ: ما رأيكم فيمن يكبر في المسجد في أيام العيد عبر مكبر الصوت ويتابعه العامة يكبرون خلفه؟

فأجاب فضيلته بقوله: نرى أن هذا لا ينبغي؛ لأن الصحابة ـ رضي الله عنهم ـ ما كانوا يكبرون كما يكبرون في الأذان، ما كانوا يقصدون الأماكن المرتفعة ليكبروا عليها، بل كانوا يكبرون في أسواقهم، وفي مساجدهم، وفي بيوتهم، وفي مخيماتهم في منى، دون أن يتقصدوا شيئاً عالياً يكبرون عليه، فأخشى أن يكون ذلك من باب التنطع الذي قال فيه الرسول عليه الصلاة والسلام: «هلك المتنطعون، هلك المتنطعون، هلك المتنطعون». التنطع فيه الهلاك والعياذ بالله. ليسعنا ما وسع السابقين الأولين.)من لقاءات الباب المفتوح وأيضا انظر مجموع فتاوى شيخنا رحمه الله١٥٩/١٦

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
telegram.me/dinulqoyyim

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim