Apakah Soni Abu Husein Maaher At Thuwailibi adalah Sejenis Binatang Melata yang Makanannya Kotoran & Bangkai? (Sebuah Pengakuan yang Memberatkan)


tukpencarialhaq:
4. Bukti Keempat
Apakah Soni Abu Husein Maaher At Thuwailibi adalah Sejenis Binatang Melata yang Makanannya Kotoran & Bangkai? (Sebuah Pengakuan yang Memberatkan)
Pada bukti pertama telah kita paparkan hujatan² keji Ikhwani Khariji Soni Maaher At Thuwailibi terhadap Salafiyun sebagai Talafi dan vonis bid'ahnya terhadap istilah/penamaan Salafi.
Nukilan:
*ASAL USUL ISTILAH “SALAFI”.*
✍ _Oleh: Maaher At-Thuwailibi__
"...Penamaan sebuah kelompok islam dengan Istilah _"Salafi"_ adalah istilah yang *bid'ah* dalam agama...
Berbangga-bangga dengan istilah "Salafi" namun akhlaq dan prilakinya kepada sesama muslim seperti Yahudi, itu namanya bukan "SALAFI", tapi TALAFI !
-selesai penukilan-

Gambar 8. Hujatan² keji Ikhwani Maaher At Thuwailibi terhadap Salafi
Dan bahkan Ikhwani ini menegaskan lagi secara lebih gamblang bahwa Talafi (hujatan kejinya terhadap Salafi) adalah sejenis binatang Melata yang makanannya adalah kotoran dan bangkai!! Wal'iyadzubillah.

Gambar 9. Hujatan kejinya terhadap Salafi, sejenis binatang Melata yang makanannya adalah kotoran dan bangkai!!

Kesempurnaan sosok Ikhwani Maaher ath Thuwailibi kita tutup dengan tampilan  sukarelanya yang "berdandan" sebagai binatang melata yang makanannya adalah kotoran dan bangkai tatkala menulis Surat Terbuka Kepada Bapak Presiden Jokowi.

Gambar 10. 19 Agustus 2017 Maaher At Thuwailibi tatkala berdandan di depan umat dengan mengikrarkan diri kepada dunia bahwa dirinya adalah Salafi (yang dihujatnya dengan julukan Talafi), binatang melata yang makanannya adalah kotoran dan bangkai sebagaimana vonis yang dilontarkan pada status tanggal 15 September 2017

Jika demikian halnya keyakinan orang ini maka tidaklah aneh jika dari binatang melata yang sangat khabits semacam ini keluarlah berbagai sampah serapah kebun binatang, yang sangat menjijikkan, kotor, cabul yang tidak akan mungkin dipercaya -oleh setiap orang yang memiliki rasa takut kepada Allah Ta'ala yang akan memintai pertanggungjawaban setiap hamba- akan keluar terucap dari orang yang berpenampilan sok alim jika saja bukti nyatanya tidak kami sertakan pula.
 Gambar 11. Satu wajah "berdandan" sebagai Salafi,   di kesempatan lain menampakkan taring-taring beracun dari wajah asli preman Provokator Hizbinya yang berisi caci makian, umpatan² keji bahkan hujatan sangat kotor Abdul Aziz Al-Bruek a.k.a Maaher ath Thuwailibi terhadap bangsa Arab yang Nabi kita mengalir darah Arab padanya serta bahasa yang tertulis padanya Kitab Suci Al-Qur'an. Wal'iyadzubillah
Firman Allah Ta'ala:
وَلا تُطِعْ كُلَّ حَلافٍ مَهِينٍ (١٠)
"Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina"
هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ (١١)
"Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah"
مَنَّاعٍ لِلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ (١٢)
"Yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa"

مَنَّاعٍ لِلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ (١٢)
"Yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,"
(QS. Al-Qalam: 10-12)
Apakah engkau juga lupa dengan pernyataanmu sendiri tentang ciri-ciri orang munafik penyantap bangkai -wahai Maaher-?
Nukilan:
"ORANG MUNAFIQ itu diantara definisinya adalah orang yang menyimpan nifaq dalam hatinya. Nah, ciri utamannya adalah=> muka tembok. Bermuka dua. Dia akan berbeda di depan kita dan berbeda di belakang kita.
Disinilah makanya saya tidak gampang percaya dengan orang; siapapun dia. Khususnya di Facebook dan Grup-grup WhatsApp.
Saya tidak gampang percaya sama orang sebelum teruji. (Maaf, saya bukan orang begok & lugu yang gampang terlena dengan kesing dan pujian).
Karena ke-mukminan seseorang itu akan teruji dengan cinta dan benci karena Allah serta prinsip wala’ wal baro’ yang tegak lurus. agama ini dibangun dalam diri kita itu dengan AL-HAQ, bukan dengan jadi team hore yang menyantap bangkai secara berjamaah."
-selesai penukilan-


Gambar 12. Maaher & munafiq muka tembok Dzulwajhain penyantap bangkai, sebuah pengakuan.
Url bukti: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1470048679707477&id=110169969028695&__tn__=%2As%2As-R
Benar seperti yang engkau nyatakan bahwa kamipun bukan orang yang mudah percaya kepadamu. Dan setelah kami mengujinya dengan pernyataan²mu sendiri maka nampak nyatalah Manhaj Provokator Hizbi Ikhwani Kharijimu.
Firman Allah Ta'ala:
وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ أَهْلِهَا...
"...dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya:"
(QS. Yusuf: 26)
Berdasarkan bukti-bukti "fatwa"mu sendiri tersebut kamipun bersyukur kepada Allah bahwa engkau -wahai Maaher ath Thuwailibi-  telah mengaku secara sukarela, bahkan berbangga berhias diri sebagai sosok binatang melata (yang sok bergaya sebagai Salafi, menulis Surat Terbuka Kepada Presiden) lengkap dengan berbagai kehinaan, kotoran, bangkai,   kenajisan yang menjadi  makananmu (detail contoh makanannya lihat gambar 11 di sebelah kanan).
Bukankah demikian wahai Hizbi Ikhwani Dzulwajhain?
Sungguh makar jahat, tipu daya, kelicikan, kebohongan dan berbagai caci makian kehinaan yang engkau lemparkan kepada Salafiyin telah kembali berbalik menghantam tengkukmu sendiri, Walhamdulillah.
bersambung ke http://www.ilmusyari.com/2017/09/dalam-satu-waktu-maaher-ath-thuwailibi.html

https://telegram.me/tp_alhaq
23/09/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim