Hukum Menamakan Anak Dengan Al Qasim Dan Berkunyah Seorang Abul Qashim

HUKUM MENAMAKAN ANAK DENGAN AL QASIM DAN BERKUNYAH SEORANG ABUL QASHIM
Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
Apa hukum memberi nama dengan al-Qasim dan berkunyah dengan Abul Qasim?

Jawaban:
Berkunyah dengan nama Abul Qasim tidak mengapa karena yang benar larangan itu hanya di masa Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebab ketika orang-orang memanggil dengan Abul Qasim,  seseorang akan mengira dia itu
Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Hingga ketika seorang memanggil 'wahai Abal Qasim', saya kira Nabi صلى الله عليه وسلم menoleh kepadanya, lalu orang itupun mengatakan maksud saya selain Anda. Tentunya ini bukan hal yang enteng. Oleh karenanya berkunyah dengan Abul Qasim di masa Rasulullah صلى الله عليه وسلم dilarang. Adapun setelah masa Beliau tidak mengapa.
Liqa' al Bab al Maftuh 100
http://t.me/ukhwh
03/08/2017

حكم تسمية الابن بالقاسم وتكنية الأب بأبي القاسم
السؤال: ما حكم التسمية بالقاسم والتكني بأبي القاسم؟الجواب: التكني بأبي القاسم لا بأس به؛ لأن الصحيح أن النهي عنه إنما هو في عهد الرسول عليه الصلاة والسلام حين كان الناس ينادون: أبا القاسم. فيتوهم الإنسان أنه رسول الله، حتى أنه نادى رجل: يا أبا القاسم، وأظنه التفت إليه النبي صلى الله عليه وسلم فقال الرجل: أعني سواك، وهذه ليست هينة، ولهذا كان التكني بأبي القاسم في عهد الرسول عليه الصلاة والسلام منهياً عنه، أما بعد ذلك فلا بأس.

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk kontak pribadi
- Setiap komentar akan dimoderasi