Istri Mencium Kaki Suaminya

ISTRI MENCIUM KAKI SUAMINYA
Syaikh Abdul Muhsin al-'Abbad hafizhahullah ditanya: Mengapa kita tidak mengutip hadits:
لَوْ كُنْتُ آمِرًا لِأَحَدٍ أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
“Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku akan memerintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.” (HR. At-Tirmidzi no. 1159 dan Ibnu Majah no. 1853, kata Al-Imam Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi, “Hasan Shahih.”)
atas bolehnya istri mencium kaki suami?
Beliau menjawab dengan ucapannya: jika istri melakukan perbuatan ini bersama suaminya dan pada perbuatan ini menjadikan akrab atau sebagai bentuk keakraban, tidak mengapa. Saya tidak mengetahui sedikitpun dalil yang melarangnya.
Syarh Sunan Abi Dawud (592/13)
http://t.me/ukhwh
02/07/2017
)
63_ تقبيل المرأة لرجل زوجها
سئل فضيلة الشيخ عبد المحسن العباد حفظه الله: ألا نستشهد بحديث: (لو كنت آمراً أحداً بالسجود لأحد لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها) على جواز تقبيل رجل الزوج؟
فأجاب بقوله:إذا فعلت المرأة هذا مع زوجها وكان فيه استئناس أو أنس فلا بأس به، ولا أعلم شيئاً يمنعه.
شرح سنن أبي داود(592/13)

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim