Siapakah Hammad Al-athiyyah, Penasehat Khusus Emir Qatar Aktor Konspirasi Dengan Pengkhianat Negara Untuk Menggoncang Bahrain? Menjawab Tudingan Sumbang: "Raja Salman Jangan Bikin Ulah"¹

Tukpencarialhaq:
ARAB SAUDI MEMUTUSKAN BERDASARKAN DATA DAN FAKTA AKURAT,  ADAPUN KRITIKUS/ PENGAMAT MENGHUKUMI SAUDI BERDASAR DUGAAN & PEMBELAAN TERHADAP TERORIS IKHWANUL MUSLIMIN (06)
SIAPAKAH HAMMAD AL-ATHIYYAH,  PENASEHAT KHUSUS EMIR QATAR AKTOR KONSPIRASI DENGAN PENGKHIANAT NEGARA UNTUK MENGGONCANG BAHRAIN? 
Menjawab Tudingan Sumbang: "Raja Salman Jangan Bikin Ulah"¹

Sebuah video yang dirilis oleh otoritas Bahrain pada hari Jumat (16/6/2017), mengungkapkan sebuah rekaman suara yang tercatat antara Hammad bin Khalifa bin Abdullah al-Attiyah, penasehat khusus Emir Qatar, dengan pemimpin oposisi Bahrain Hassan Ali Mohammed Jumaa Sultan.
Rekaman tersebut mengungkapkan dua konspirasi untuk menebar kekacauan di Bahrain.
EKSKLUSIF: Rekaman yang menunjukkan Qatar berkonspirasi melawan kebijakan Teluk di Bahrain (lihat artikel KONSPIRASI QATAR UNTUK MENGGONCANG BAHRAIN , SIAPAKAH YANG BIKIN ULAH WAHAI TUAN?!)
Siapa Hamad bin Khalifa al-Attiyah? Pria ini dianggap sebagai dalang dan tangan kanan pemerintah Qatar, yang disukai oleh Pangeran Tamim.
Sebelum diangkat sebagai Menteri, Hamad bin Khalifa al-Attiyah ditunjuk sebagai penasehat khusus dalam jabatan seorang menteri melalui sebuah dekrit yang dikeluarkan oleh Emir Qatar pada bulan Juni 2013.
Ini seolah-olah merupakan imbalan atas prestasinya yang baik dalam menerapkan rencana untuk memaksa pedagang menjual tokonya di Souq Waqif, mengklaim untuk mengubahnya menjadi lembaga warisan.
Namun, Hamad al-Attiyah kembali menyewakan properti kepada para pedagang itu sendiri dengan kontrak harga Yang tinggi, sehingga mengembalikan uang negara yang telah dibayarkan kepada para pedagang.
Peranannya Dalam Krisis Qatar-Teluk
Di tingkat regional, Arab dan internasional, al-Attiyah menyebabkan krisis besar antara negara-negara Teluk dan Qatar pada tahun 2013, yang mendorong negara-negara Teluk meminta Doha untuk menandatangani sebuah kesepakatan yang melarang Qatar mencampuri urusan negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk.
Membiayai Kelompok Teroris di Suriah
Selain itu, beberapa laporan berita Lebanon melaporkan keterlibatan Abdul Aziz bin Khalifa al-Attiyah, saudara Hamad, dalam pendanaan langsung kepada kelompok teroris yang berperang di Suriah di bawah perlindungan sebuah organisasi bantuan kemanusiaan. Pendanaan ini dapat dia lakukan melalui pengelolaan kampanye 'Mahd Ahl al-Sham' yang mengumpulkan sumbangan dari negara-negara Teluk untuk mempersenjatai teroris di Suriah, yang banyak di antaranya adalah anggota Nusra Front² dengan meminta warga Qatar pada bulan Agustus 2013 untuk menyumbangkan dan mengirim uang bagi perlawanan di Suriah untuk pengadaan senjata.
Qatar juga turun tangan untuk membebaskan Abdul Aziz al-Khalifa dan mengancam Beirut dengan mengerahkan 30.000 warga Lebanon yang tinggal dan bekerja di Qatar kecuali jika mereka membebaskan Abdul Aziz bin Khalifa al-Attiyah, yang terlibat dalam pembiayaan terorisme.
Beirut menghukumnya secara in absentia tujuh tahun penjara atas tuduhan mengelola kampanye pembiayaan teror ini.

(2) Lihat pembahasan tentang Jabhah Nusrah,  Franchise teroris al-Qaeda pada makalah:

#qatar #saudi #arab #hutsy #houthi #pemberontak #ikhwanulmuslimin #isis #alqaeda #jabhahnusrah #firanda #salimafillah #sayyidquthb #qaradhawi #qaradhawy #hasanalbanna #iran #syiah #rafidhah #sururi #halabi #rodja #hamas #emirqatar #wahabi #sufi #teroris #revolusi #emirqatar #penasehat #nusrafront
==========================
Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
Klik ➡JOIN⬅ Channel Telegram: http://bit.ly/tukpencarialhaq
http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com
18/06/2017

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim